Jakarta, CNBC Indonesia - Insiden penembakan terjadi di acara makan malam koresponden Gedung Putih di Washington, DC, yang membuat Presiden Donald Trump harus dievakuasi dari lokasi. Peristiwa ini memicu reaksi cepat dari berbagai negara, termasuk Israel yang langsung menyatakan solidaritas.
Melansir Al Jazeera, seorang pria bersenjata berhasil menerobos pos pemeriksaan keamanan di luar ruang dansa tempat acara gala media tahunan yang digelar pada Sabtu malam. Pelaku kemudian dilumpuhkan oleh agen Secret Service AS dengan tembakan.
CBS News melaporkan, terduga pelaku menyebut dirinya menargetkan pejabat pemerintahan Trump.
Negara-negara di dunia pun merespons kejadian tersebut. Lantas apa katanya?
Israel
Di tengah situasi tersebut, para pejabat Israel menjadi salah satu yang paling cepat merespons. Menteri Luar Negeri Israel, Gideon Sa'ar menegaskan dukungan penuh negaranya kepada Amerika Serikat.
"Israel berdiri bahu-membahu dengan Amerika Serikat dan Trump," kata Sa'ar, melansir dari Al Jazeera, dikutip Minggu (26/4/2026).
Ia bahkan mengutuk dengan sekeras-kerasnya insiden penembakan tersebut. "Nol toleransi untuk kekerasan politik," tambah Sa'ar.
Senada, Presiden Isaac Herzog juga menyampaikan keprihatinan sekaligus rasa lega atas kondisi pasca kejadian.
"Dari Tanah Suci, kami berdoa untuk keselamatan dan keamanan Amerika Serikat dan para pemimpinnya setelah serangan keji ini," kata Herzog.
Ia juga menyebut petugas penegak hukum AS yang tertembak dalam insiden tersebut kini dalam kondisi aman dan sedang menjalani pemulihan.
AS
Sementara itu di dalam negeri AS, insiden ini menuai kecaman luas dari berbagai kalangan politik. Ketua DPR Mike Johnson mengatakan dirinya dan keluarga "berdoa untuk negara kita malam ini".
Pemimpin Fraksi Demokrat di DPR dari New York, Hakeem Jeffries menegaskan "Kekerasan dan kekacauan di Amerika harus diakhiri."
Wali Kota Washington, DC, Muriel Bowser, juga mengapresiasi respons cepat aparat keamanan.
Dia "sangat berterima kasih kepada anggota penegak hukum yang telah menjalankan tugas mereka ... dan memastikan semua tamu aman".
Bowser mengatakan, tidak ada alasan langsung untuk percaya bahwa siapapun selain pelaku penembakan terlibat dalam serangan itu.
Di lokasi kejadian, koresponden senior Gedung Putih Weijia Jiang yang duduk di dekat Trump menyoroti pentingnya peran jurnalisme di tengah krisis.
"Ketika ada keadaan darurat, kita bergegas menuju krisis, bukan menjauhinya," ucap Jiang.
"Pada malam ketika kita merenungkan kebebasan yang dijamin oleh Amandemen Pertama, kita juga harus memikirkan betapa rapuhnya kebebasan itu," katanya.
"Syukurlah semua orang selamat, dan terima kasih telah berkumpul malam ini. Kita akan melakukannya lagi," sambung dia.
Foto: Seorang agen Secret Service Amerika Serikat (AS) dilaporkan tertembak di acara White House Correspondents' Dinner pada Sabtu (26/4/2026) malam. (REUTERS/Elizabeth Frantz)
Australia
Respons global juga mengalir dari sejumlah pemimpin dunia. Perdana Menteri Australia Antony Albanese menyatakan:
"Saya senang mendengar bahwa Presiden dan Ibu Negara, beserta semua peserta White House Correspondents' Dinner, dalam keadaan aman," katanya.
Kanada
Perdana Menteri Kanada Mark Carney menambahkan: "Kekerasan politik tidak memiliki tempat dalam demokrasi mana pun, dan saya turut berempati kepada semua orang yang terguncang oleh peristiwa yang mengganggu ini."
Meksiko
Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum juga menegaskan, "Kekerasan tidak boleh pernah menjadi jalan keluar".
Pakistan
Dari Asia, Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif mengatakan ia "sangat terkejut dengan insiden penembakan yang mengganggu" dan berharap Trump tetap aman.
Wakil Perdana Menteri Pakistan Ishaq Dar menambahkan: "Kami mengutuk keras segala bentuk kekerasan, yang merupakan musuh diplomasi dan tidak dapat ditoleransi dalam masyarakat beradab mana pun. Kami menyampaikan harapan terbaik kami kepada (presiden) dan rakyat Amerika," kata Dar.
India
Perdana Menteri India Narendra Modi juga menyampaikan: "Kekerasan tidak memiliki tempat dalam demokrasi dan harus dikutuk tanpa syarat."
Venezuela
Sementara itu, dari Venezuela, Pelaksana Tugas Presiden Delcy Rodriguez menyatakan: "Kami mengutuk keras upaya serangan terhadap Presiden Donald Trump dan istrinya, Melania Trump."
Insiden ini terjadi di tengah acara yang dihadiri ratusan pejabat, jurnalis, dan tokoh publik, termasuk Ibu Negara Melania Trump dan Wakil Presiden JD Vance. Hingga kini, seluruh tamu dilaporkan selamat, sementara aparat terus melakukan evaluasi terhadap kejadian tersebut.
(wur)
Addsource on Google

































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5145677/original/009587200_1740728790-20250228BL_HTS_Ratu_Tisha_20.JPG)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427463/original/032259100_1764389259-Tomas_Trucha_2.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5429073/original/001791400_1764572941-John_Herdman.jpg)


:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5457703/original/089294400_1767016757-20251229IQ_Persija_vs_Bhayankara_FC-3.jpg)



:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5455820/original/092741900_1766735258-1000332649.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4400289/original/016439100_1681829426-000_334Q8WU.jpg)



:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5457680/original/088321900_1767015163-20251229IQ_Persija_vs_Bhayankara_FC-4.jpg)