Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah memastikan keamanan pangan melaluipenerapan Peraturan Pemerintah Nomor 1 Tahun 2026 sebagai perubahan atas PP Nomor 86 Tahun 2019 tentang Keamanan Pangan menjadi tonggak penting dalam reformasi tata kelola pangan nasional.
Director of Public Policy, Government Affairs & Corporate Communications PepsiCo Gabrielle Angriani Johny, mengatakan pihaknya siap mengikuti regulasi yang diberikan oleh Pemerintah dan bekerja sama dengan lembaga terkait termasuk BPOM.
"Kami siap bekerja sama dengan pemerintah dan berharap industri ini bisa berjalan, bahkan terus meningkat. Kami juga memastikan bahwa tidak ada kompromi dalam food safety," tegas Gabrielle dalam acara Food Summit 2026 di Menara Bank Mega Jakarta, dikutip Selasa (28/4/2026).
Ke depan, PepsiCo Indonesia akan terus mengikuti regulasi yang ada dan turut serta mendukung kerja sama dalam hal edukasi dan pengembang pertanian di Indonesia. Menurut Gabrielle, kerjasama ini penting untuk memastikan ketersediaan bahan baku untuk industri.
Pasalnya dengan kondisi geopolitik yang ada, industri makan dan minum harus cari cara agar untuk terus bertahan. Bahkan untuk industri butuh dukungan pemerintah apalagi terkait bahan baku.
Jika bahan baku tidak tersedia maka akan sangat sulit, karena masih banyak yang bergantung pada industri besar. "Usaha besar butuh dukungan dari pemerintah apalagi soal bahan baku. Kalau bahan baku tidak ada, akan sulit, padahal banyak yang bergantung pada industri besar," ungkapnya. PepsiCo Indonesia terus berupaya menghadirkan produk berkualitas dengan menggunakan bahan baku berkualitas. Gabrielle mengungkapkan saat membangun pabrik Cheetos dan Doritos tahun lalu, PepsiCo Indonesia memastikan spesifikasi bahan baku jagung agar sesuai standar. Bahan baku yang berkualitas yang digunakan pun berbeda dengan pangan sehari-hari, karena ada standar dan spesifikasi yang harus terpenuhi. Sayangnya, untuk mendapatkannya sering kali industri harus impor karena tidak tersedia di dalam negeri. Untuk itu, PepsiCo Indonesia pun berkomitmen berkontribusi pada pemenuhan rantai pasok dan melakukan edukasi kepada petani. Dengan begitu, produk pertanian dari dalam negeri pun bisa memenuhi standar PepsiCo Indonesia.
(dpu/dpu)
Addsource on Google
































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5145677/original/009587200_1740728790-20250228BL_HTS_Ratu_Tisha_20.JPG)





:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5457703/original/089294400_1767016757-20251229IQ_Persija_vs_Bhayankara_FC-3.jpg)


:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5455820/original/092741900_1766735258-1000332649.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4400289/original/016439100_1681829426-000_334Q8WU.jpg)


:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5457680/original/088321900_1767015163-20251229IQ_Persija_vs_Bhayankara_FC-4.jpg)




