Google Warning Banyak Pemilik HP Android Belum Matikan 2G, Ini Caranya

4 hours ago 2

Jakarta, CNBC Indonesia - Google meminta pengguna HP Android untuk mematikan jaringan 2G. Alasannya terkait penipuan yang mampu menguras rekening dan mencuri data milik pengguna.

Dalam pengumumannya beberapa waktu lalu, perusahaan menjelaskan metode serangan menggunakan SMS Phishing. Termasuk kelemahan keamanan pada jaringan seluler yang dieksploitasi dengan simulator situs seluler.

Simulator situs seluler merupakan perangkat radio yang menyamar menjadi menara seluler sungguhan dan membuat ponsel terhubung ke menara tersebut. Alat itu dikenal juga sebagai False Base Stations (FBS), Stingrays, atau SMS Blasters.

Dengan alat tersebut, pelaku bisa mengirimkan SMS Phishing langsung ke smartphone para korbannya. SMS dikirimkan dengan melewati jaringan operator dan seluruh sistem anti-spam dan anti-penipuan.

FBS akan digunakan pelaku saat berkendaraan. Beberapa kasus juga menunjukkan perangkat dibawa dalam ransel.

Trik yang dilakukan memalsukan jaringan LTE atau 5G dalam smartphone dan kemudian menurunkan ke versi 2G, di mana telah dikendalikan oleh pelaku. Perangkat akan berpura-pura menjadi 2G dan membuat semua ponsel terhubung ke jaringan tersebut.

Jaringan 2G dimanfaatkan karena kurangnya otentikasi timbal balik. Ini akan membuat koneksi tidak terenkripsi dan dapat mencegah serta memasukkan SMS langsung ke smartphone.

SMS Blaster mudah didapatkan dan digunakan. Alat itu bisa dibeli secara online dan tidak memerlukan banyak pengetahuan teknis, termasuk mudah diatur untuk meniru jaringan tertentu.

Jadi salah satu yang perlu dilakukan adalah menonaktifkan jaringan 2G pada level modem. Google memiliki fitur yang memungkinkan mematikan jaringan tersebut, berikut caranya:

  • Buka 'Settings'
  • Temukan 'Networks'
  • Pilih 'SIMs'
  • Geser toggle opsi 'Allow 2G' agar tak aktif

Selain itu, Android juga memiliki perlindungan untuk spam SMS dan phishing. Dengan begitu bisa mengindetifikasi dan memblokir pesan yang tidak diinginkan.

SMS terverifikasi dapat membantu pengguna mengenali pesan sah dari bisnis, menandai pesan dengan tanda centang biru yang diartikan telah diverifikasi Google.

Google memiliki fitur keamanan lain yang bisa dimanfaatkan yakni Safe Browsing dan Google Play Protect. Safe Browsing akan mengingatkan pengguna mengenai situs, unduhan dan ekstensi yang berisiko berbahaya.

Sementara itu, Google Protech akan mencegah pengguna mengunduh aplikasi berbahaya. Fitur akan memindai aplikasi yang berisi malware atau ancaman lain serta memberikan peringatan adanya potensi bahaya.

(dem/dem)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
| | | |