Harga Batu Bara Acuan (HBA) RI Periode ke-2 Januari 2026 Naik!

2 hours ago 1

Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral resmi menetapkan Harga Batu Bara Acuan (HBA) untuk penjualan batu bara periode kedua Januari 2026. Hal tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM Nomor 12.K/MB.01/MEM.B/2026.

Di dalam aturan tersebut, pemerintah setidaknya memisahkan HBA berdasarkan 4 kategori. Adapun, bila dibandingkan dengan HBA pada periode pertama bulan Januari 2026 lalu, kategori batu bara dengan kalori tertinggi, Kategori II, Kategori, III mengalami kenaikan harga, sedangkan Kategori I mengalami penurunan harga.

"Menetapkan Harga Batubara Acuan yang selanjutnya disebut HBA untuk Periode Kedua Bulan Januari Tahun 2026 dengan besaran tercantum dalam Lampiran II yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Keputusan Menteri ini," tulis aturan tersebut, dikutip Senin (19/1/2026).

Berikut daftar HBA periode Kedua bulan Januari 2025:

Pertama, HBA dalam kesetaraan nilai kalor 6.322 kcal/kg GAR, Total Moisture 12,26%, Total Sulphur 0,66%, dan Ash 7,94 ditetapkan sebesar US$ 104,03 per ton. Angka tersebut mengalami kenaikan dibandingkan dengan HBA pada periode pertama bulan Januari 202 sebesar US$ 103,30 per ton.

Kedua, untuk HBA I dengan kesetaraan nilai kalori 5.300 kcal/kg GAR, total moisture 21,32%, sulphur 0,75%, dan ash 6,04% periode kedua bulan Januari 2026 ditetapkan sebesar US$ 71,61 per ton. Angka ini mengalami penurunan apabila dibandingkan dengan harga periode pertama bulan Januari 2026 sebesar US$ 72,23 per ton.

Ketiga, untuk HBA II dengan kesetaraan nilai kalori 4.100 kcal/kg GAR, total moisture 35,73%, sulphur 0,23%, dan ash 3,9% periode kedua bulan Januari 2026 yakni US$ 48,39 per ton. Angka ini mengalami kenaikan dibandingkan HBA periode pertama bulan Januari 2026 yang berada di level US$ 47,05 per ton.

Keempat, untuk HBA III dengan kesetaraan nilai kalori 3.400 kcal/kg GAR, total moisture 44,30%, sulphur 0,24%, dan ash 3,88% periode kedua bulan Januari 2026 ditetapkan sebesar US$ 35,38 per ton. Angka ini mengalami kenaikan jika dibandingkan dengan periode pertama bulan Januari 2026 yang berada di level US$ 35,13 per ton.

(pgr/pgr)
[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
| | | |