Jakarta, CNBC Indonesia — Di tengah aksi jual bersih secara agregat, investor asing masih melakukan pembelian selektif pada sejumlah saham dengan total net buy menonjol di beberapa emiten, terutama sektor energi dan telekomunikasi.
Secara keseluruhan, asing masih mencatat net sell Rp 165,5 miliar pada Rabu (1/4/2026), turun dibandingkan dengan hari sebelumnya Rp 1,28 triliun.
Saham PT Darma Henwa Tbk. (DEWA) menjadi yang paling banyak diborong asing dengan nilai beli bersih mencapai Rp106,2 miliar.
Di posisi berikutnya, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) mencatatkan net buy sebesar Rp93,8 miliar, disusul oleh PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) sebesar Rp79,9 miliar.
Selengkapnya, berikut daftar 10 saham dengan net foreign buy terbesar:
- PT Darma Henwa Tbk. (DEWA) - Rp106,2 miliar
- PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) - Rp93,8 miliar
- PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) - Rp79,9 miliar
- PT United Tractors Tbk. (UNTR) - Rp52,6 miliar
- PT Astra International Tbk. (ASII) - Rp52 miliar
- PT Archi Indonesia Tbk. (ARCI) - Rp50,5 miliar
- PT Bangun Kosambi Sukses Tbk. (CBDK) - Rp49,5 miliar
- PT Buana Lintas Lautan Tbk. (BULL) - Rp48,3 miliar
- PT Merdeka Gold Resources Tbk. (EMAS) - Rp46,4 miliar
- PT Bukit Uluwatu Villa Tbk. (BUVA) - Rp46,2 miliar
Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup naik nyaris 2% atau 136,22 poin ke level 7.184,44. Sebanyak 494 saham naik, 224 turun, dan 240 tidak bergerak. Nilai transaksi hari ini mulai ramai, meskipun masih belum menyamai rata-rata nilai transaksi harian pada awal tahun.
Nilai transaksi tercatat sebesar Rp 16,44 triliun, melibatkan 29,99 miliar saham dalam 1,99 juta kali transaksi. Kapitalisasi pasar terkerek menjadi Rp 12.650 triliun.
Mengutip Refinitiv, seluruh sektor berada di zona hijau. Utilitas, bahan baku, dan konsumer non-primer memimpin penguatan, dengan masing-masing naik 4%, 3,66%, dan 3,09%.
Sejumlah saham konglomerat menopang IHSG. Impack Pratama (IMPC) yang naik 21,6% dan berkontribusi 10,17 poin menjadi saham dengan bobot terbesar.
Kemudian diikuti oleh Telkom (TLKM) yang menyumbang 9,48 poin, Barito Renewables Energy (BREN) 9,26 poin, Dian Swastatika Sentosa (DSSA) 8,95 poin, dan Bumi Resources Minerals (BRMS) 7,48 poin.
(mkh/mkh)
Addsource on Google































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5325898/original/063636000_1756043082-mu.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/792768/original/038925300_1420803645-000_DV1560744.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5310711/original/006695700_1754754744-1000625439.jpg)





:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5277129/original/053973300_1751984892-persib.jpeg)


:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5416895/original/041798400_1763475083-20251118BL_Timnas_Indonesia_Vs_Mali-1.JPG)

