Ini Alasan OJK Tutup Puluhan BPR

1 hour ago 2

Jakarta, CNBC Indonesia Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pengawas perbankan Dian Ediana Rae mengungkapkan alasan mengapa ada puluhan Bank Perekonomian Rakyat (BPR) diputuskan untuk ditutup oleh OJK.

Dian menyebut keputusan penutupan BPR diambil karena banyaknya kasus fraud. Dengan jumlah BPR yang mencapai lebih dari seribu, dirinya menyebut ini menjadi tantangan berat bagi OJK, serta LPS yang mempunyai mandat untuk menjamin simpanan warga RI.

"Sekian puluh kita tutup BPR itu. Kenapa itu kita tutup? Ya karena mereka ada yang fraud dan lain sebagainya," ungkap Dian dalam dalam acara CNBC Indonesia Economic Outlook 2026 di Hotel Kempinski, Jakarta, Selasa (10/2/2026).

Dian dengan tegas menyebut OJK tidak akan membiarkan kasus fraud berlalu begitu saja, meskipun terjadi di institusi perbankan terkecil seperti BPR.

Dengan jumlah BPR yang sangat banyak, Dian mengaku membutuhkan bantuan agar dapat mengawasi seluruh BPR dengan baik, sehingga pihaknya dapat menegakkan implementasi tata kelola yang baik bagi seluruh institusi keuangan.

"Nah ini, dukungan tentu. Kita harapkan dukungan dari pemerintah, dukungan dari DPR, dukungan dari semua stakeholders lain termasuk aparat penegak hukum," ungkap Dian.

Dian secara spesifik meminta agar seluruh pemangku kepentingan dapat membantu OJK khususnya terkait dengan tindak pidana.

"Supaya mungkin (OJK) itu bisa menindak, kalau ada masalah gitu bisa menindak dengan tegas, bisa tuntas," jelas Dian.

Sementara itu, meskipun puluhan BPR telah ditutup, Dian mengatakan sejatinya kondisi finansial di Indonesia relatif stabil, khususnya perbankan.

"Perbankan itu kan share-nya sekarang masih sekitar 80%, Pak. Dan alhamdulillah kita bisa keep it, misalnya calm lah, bisa dikatakan so far stable," jelas Dian.

(fsd/fsd)
[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
| | | |