Ini Hasil Lengkap Pertemuan 2 Jam antara AHY dan Purbaya

1 hour ago 1

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) melangsungkan pertemuan dengan pertemuannya dengan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sore ini, Senin (20/1/2026). Pertemuan berlangsung sekitar dua jam, mulai pukul 15.30 WIB hingga 17.35 WIB. 

Dirinya menjelaskan terdapat empat agenda strategis yang menjadi fokus pembahasan. Mulai dari penanganan pascabencana di Sumatera, restrukturisasi keuangan Kereta Cepat Jakarta-Bandung, proyek tanggul di Pantai Utara Jawa, serta percepatan pembangunan perumahan rakyat.

AHY menjelaskan untuk rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat pihaknya membahas terkait dukungan pembiayaan penanganan serta pembangunan kembali infrastruktur dasar hingga penataan tata ruang.

"Karena prinsipnya kementerian keuangan tadi disampaikan oleh Pak Purbaya,prinsipnya akan siap untuk memberikan dukungan dari sisi keuangan, apalagi untuk segera menanggulangi kerusakan infrastruktur dan juga rumah-rumah yang tadi saya sampaikan," ujar Agus saat ditemui di Kantor Kementerian Keuangan, Jl. Wahidin Raya, Jakarta Pusat pada Selasa (20/1/2026).

Terkait restrukturisasi keuangan KCIC, AHY menjelaskan bahwa saat ini pemerintah tengah membentuk Komite Nasional Kereta Cepat yang akan melibatkan berbagai keenterian dan lembaga untuk mendorong percepatan restrukturisasi.

"Karena ini juga penting untuk bisa mengambil langkah-langkah strategis maupun taktis. Yang kedua kita juga sedang mengusung bisa dikatakan peraturan pemerintah yang bisa mengayomi bukan hanya kereta cepat Jakarta-Bandung tapi seluruh wilayah lainnya," ujarnya.

Adapun terkait upaya proteksi Pantai Utara Jawa, AHY menjelaskan tengah menyempurnakan konsep perlindungan kawasan yang selama ini rawan banjir rob dan penurunan muka tanah, terutama di wilayah Jakarta, Semarang dan Demak.

Selain itu, pembahasan dengan bendahara negara juga terkait program pembangunan rumah rakyat serta target renovasi rumah yang direncanakan melonjak.

"Intinya Bapak menkeu telah memberikan ruang komunikasi dan koordinasi yang baik. Pada prinsipnya beliau sepakat untuk mendorong proyek-proyek infrastruktur besar yang penting, yang urgent. Apakah itu bencana, apakah itu untuk konektivitas termasuk juga proteksi pantura dan perumahan rakyat," ujarnya.

(haa/haa)
[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
| | | |