Jelang Lawan Persik, Persebaya Ingatkan Bahaya Flare untuk Suporter

7 hours ago 3

Bola.com, Jakarta - Laga penutup Persebaya Surabaya pada BRI Super League 2025/2026 yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya berpotensi bakal dipadati ribuan suporter.

Di tengah antusiasme tinggi itu, manajemen Tim Bajul Ijo mengeluarkan imbauan penting demi menjaga atmosfer pertandingan tetap aman dan kondusif.

Persebaya meminta seluruh Bonek menunjukkan dukungan positif tanpa flare, petasan, maupun benda berbahaya lainnya saat menghadapi Persik Kediri.

Mereka mengajak suporternya untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban pada pertandingan terakhir BRI Super League 2025/2026 kontra Persik Kediri, Sabtu (23/5/2026).

Satu di antara perhatian utama panitia pelaksana adalah larangan membawa serta menyalakan flare, petasan, dan berbagai benda berbahaya lain di area stadion selama pertandingan berlangsung.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Jaga Atmosfer Tribune Tetap Nyaman

Manajemen berharap atmosfer tribune tetap nyaman bagi seluruh penonton, termasuk anak-anak hingga keluarga yang datang langsung memberikan dukungan kepada Tim Bajol Ijo.

“Kami mengimbau seluruh Bonek dan Bonita untuk mematuhi aturan yang berlaku, tidak membawa flare, petasan, maupun benda berbahaya lainnya agar pertandingan dapat berjalan aman, nyaman, dan kondusif,” kata Ram Surahman, Ketua Panpel Persebaya.

Menurut Ram, dukungan yang kreatif dan tertib dari tribune justru akan menjadi energi besar bagi para pemain di lapangan. Ia berharap laga penutup musim nanti bisa berlangsung sportif sekaligus meninggalkan kesan positif.

Datang Lebih Awal

Selain itu, pihak panitia juga mengimbau para penonton datang lebih awal ke stadion guna menghindari antrean panjang saat pemeriksaan di pintu masuk.

Pemeriksaan barang bawaan disebut akan dilakukan secara ketat sesuai prosedur keamanan yang telah ditentukan demi memastikan pertandingan berjalan lancar.

Pertandingan melawan Persik Kediri diperkirakan berlangsung sengit. Pada pertemuan pertama musim ini di Kediri, kedua tim harus puas berbagi poin setelah bermain imbang 1-1.

Situasi itu membuat duel di GBT diprediksi berjalan ketat sejak menit awal karena kedua tim sama-sama memburu hasil maksimal untuk menutup musim kompetisi.

Tambahan Motivasi

Tak hanya itu, dukungan penuh dari Bonek juga diharapkan mampu menjadi tambahan motivasi bagi skuad Persebaya untuk mengamankan kemenangan di kandang sendiri.

Ram menegaskan dukungan positif dari tribune akan mencerminkan solidaritas besar suporter Persebaya dalam mendukung tim kebanggaan Kota Pahlawan.

Flare masih menjadi perhatian pihak klub selama beberapa musim terakhir. Apalagi, sempat muncul juga perayaan itu dalam laga kandang terakhir beberapa klub pada pekan lalu, seperti yang terjadi di Persik Kediri dan Bali United.

Jaga Peluang Tampil di ASEAN Club Championship

Penyalaan flare, kembang api, atau petasan, kerap merepotkan suporter lain, khususnya anak-anak yang datang ke stadion. Akibatnya, klub terkena dampak dengan dikenai denda gara-gara kelalaian suporter.

“Mari kita jadikan Stadion Gelora Bung Tomo sebagai rumah yang aman dan nyaman untuk semua. Dukungan positif dari tribune akan sangat berarti bagi pemain di laga melawan Persik,” tandasnya.

Duel terakhir kontra Persik jadi kesempatan Persebaya mengunci posisi empat besar klasemen akhir. Status itu membuka kesempatan untuk tampil di ASEAN Club Championship musim depan yang sedang diperjuangkan oleh I.League.

Simak Persaingan Musim Ini:

Read Entire Article
| | | |