“Presiden Paz seharusnya memerintah, bukan mengadu domba kita sebagai saudara," ucap salah satu demonstran. "Saudara-saudara kita ada di sini; bahkan putra saya seorang petugas polisi ada di sana, berhadapan dengan saya. Bukan itu yang kami, masyarakat adat, inginkan. Itulah mengapa kami mengatakan kepada saudara kami, presiden: kami telah memberi Anda kekuasaan, tetapi Anda belum mampu memerintah” tambahnya. (REUTERS/Claudia Morales)

































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4326913/original/079333100_1676563078-20231602IQ_Kongres_PSSI_39.jpg)





:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4780552/original/013117000_1711071915-20240321BL_Kualifikasi_Piala_Dunia_2026_Timnas_Indonesia_Vs_Vietnam_Stok_49.JPG)










