Suasana aktivitas jual beli di Pasar Kombongan, Kemayoran, Jakarta, Rabu (7/1/2026). Pasar Kombongan kembali beroperasi setelah diresmikan oleh Gubernur Jakarta Pramono Anung pada Selasa kemarin. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Pasar Kombongan yang sempat terbengkalai hampir lima tahun tampil dengan wajah baru usai direvitalisasi Perumda Pasar Jaya pada akhir tahun 2025 lalu. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Menurut sejumlah pedagang, mereka mulai kembali berjualan di Pasar Kombongan sejak hampir empat bulan lalu. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Sementara seorang pedagang lainnya mengeluhkan masalah utama Pasar Kombongan adalah akses dari permukiman sekitar yang dinilai tertutup. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Ia menyebut sekitar 90 persen pedagang merasakan dampak sepinya pembeli akibat sulitnya akses ke pasar. Keluhan tersebut pun sudah disampaikan dan diterima oleh Gubernur Jakarta Pramono Anung saat dialog usai acara peresmian. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Setiap lapak pedagang telah dilengkapi dengan barcode QRIS sebagai sarana pembayaran digital. Kehadiran sistem transaksi nontunai ini diharapkan mempermudah proses jual beli serta mendorong inklusi keuangan di lingkungan pasar tradisional. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Sebagai informasi, Pasar Kombongan berdiri di atas lahan seluas 2.664 meter persegi memiliki 121 kios dan 50 los dengan pembagian zona yang lebih rapi. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5339674/original/047240900_1757081733-20250904AA_Timnas_Indonesia_vs_China_Taipei-08.JPG)








:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5310777/original/099498800_1754792417-527569707_18517708213000398_2665174359766286643_n.jpg)







