Mengulas Head to Head Timnas Indonesia Vs Bulgaria Jelang FIFA Series Maret 2026

7 hours ago 2

Bola.com, Jakarta - Timnas Indonesia tidak lama lagi menjalani laga internasional dalam agenda FIFA Series Maret 2026. Satu di antara lawan yang akan dihadapi Tim Garuda adalah Bulgaria, tim asal Eropa Timur yang punya sejarah panjang di pentas sepak bola dunia.

FIFA Series Maret 2026 di Indonesia diikuti empat kesebelasan, di mana setiap tim bakal bermain dua kali. Selain Bulgaria, skuad Garuda juga bersua Saint Kitts dan Nevis, serta Kepulauan Solomon.

Secara keseluruhan ada 48 tim nasional yang ambil bagian dalam ajang ini. Jumlah tersebut dibagi ke dalam 12 grup, dengan masing-masing berisi empat tim, dan serentak dihelat pada jendela pertandingan internasional medio Maret dan April.

Sebanyak 11 Asosiasi Anggota FIFA didapuk sebagai host rangkaian ajang ini, dengan Rwanda menjadi tuan rumah dua grup, sehingga total jumlah grup menjadi 12, tiga di antaranya grup putri.

Nah, Indonesia jadi satu di antara sembilan tuan rumah dari grup putra. Delapan tuan rumah lainnya adalah Australia, Azerbaijan, Puerto Riko, Uzbekistan, Kazakhstan, Mauritania, Selandia Baru, dan Rwanda.

Menariknya, dari ketiga calon lawan di FIFA Series 2026 hanya Bulgaria saja yang pernah dihadapi Timnas Indonesia. Berikut Bola.com menyajikan catatan pertemuan kedua tim.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Head to Head

Jika menengok ke belakang, kedua kubu ternyata pernah berhadapan dua kali meski itu sudah berlalu puluhan tahun silam. Dalam dua persinggungan itu, Tim Merah-Putih belum pernah merasakan kemenangan atas The Lions.

Pertemuan pertama pada 21 Januari 1959, skuad Garuda mampu memberikan perlawanan dan menahan Bulgaria 0-0. Hasil itu cukup membanggakan, mengingat kala itu The Lions merupakan salah satu kekuatan sepak bola Eropa.

Namun, cerita berbeda terjadi pada perjumpaan kedua, 4 Februari 1973. Timnas Indonesia harus menelan kekalahan telak 0-4 dari Bulgaria. Dalam laga itu, Tim Garuda dibuat kewalahan menghadapi tekanan dan efektivitas serangan The Lions.

Dari dua pertemuan itu, rekor head to head jelas belum berpihak kepada Timnas Indonesia. Selain itu, Skuad Garuda juga tidak mampu mencetak satu gol pun ke gawang tim dengan warna kebesaran putih tersebut.

Menarik dan Layak Dinanti

Meski demikian, pertemuan pada FIFA Series 2026 menghadirkan konteks yang berbeda. Timnas Indonesia kini berada dalam fase perkembangan, dengan banyak pemain muda potensial serta tambahan talenta keturunan yang meningkatkan kualitas skuad.

Ajang ini sekaligus jadi debut John Herdman sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia. Di sisi lain, Bulgaria juga sedang dalam proses regenerasi dan berusaha kembali ke jalur prestasi di level internasional.

Duel ini jadi kesempatan bagus bagi Tim Garuda. Bukan hanya untuk meraih kemenangan pertama atas Bulgaria, tetapi juga demi menghapus catatan kurang manis dari dua persinggungan terdahulu.

Dengan semangat baru dan komposisi skuad yang lebih kompetitif, Timnas Indonesia diharapkan mampu tampil berani dan percaya diri saat menghadapi The Lions di FIFA Series 2026.

Read Entire Article
| | | |