Jakarta, CNBC Indonesia - Pengguna iPhone di China hingga kini belum bisa mencicipi fitur premium 'Apple Intelligence'. Fitur kecerdasan buatan (AI) tersebut diluncurkan Apple pada Oktober 2024.
Sejak saat itu banyak pengguna di berbagai negara telah bisa mengaksesnya. Bahkan, fungsinya kian diperkaya pada seri iPhone 17 yang dirilis akhir 2025 lalu.
Baru tahun ini pengguna iPhone di China dilaporkan akan bisa menikmati Apple Intelligence. Artinya, butuh waktu hampir 18 bulan sebelum fitur bisa diakses pengguna di negara tersebut, dikutip dari 9to5mac, Selasa (31/3/2026).
Menurut laporan dari sejumlah pengguna iPhone, Apple Intelligence sudah bisa diakses di China. Syaratnya, pengguna harus memperbarui software ke iOS 26.4.
Namun, tak selang berapa lama, 9to5Mac melaporkan ketersediaan Apple Intelligence belum resmi, melainkan baru uji coba. Meski demikian, ketersediaannya sudah meluas.
Lamanya Apple Intelligence masuk ke China karena benturan regulasi dari pemerintah setempat. Apple diwajibkan bermitra dengan perusahaan AI lokal untuk mengembangkan fitur tersebut.
Sementara itu, analis Mark Gurman menyebutkan peluncuran Apple Intelligence adalah sebuah kesalahan dan telah ditarik kembali. Apple dikabarkan masih perlu menunggu persetujuan regulasi setempat.
Apple sendiri belum membuat pengumuman resmi perluasan Apple Intelligence untuk pengguna di China. Jadi belum diketahui dengan pasti hingga perusahaan benar-benar buka suara soal peluncuran tersebut.
iPhone 17 Laku Keras di China
Terlepas dari kisruh Apple Intelligence, nyatanya seri iPhone 17 dilaporkan laku keras di China. Hal ini membawa angin segar bagi Apple setelah kinerjanya sempat anjlok selama beberapa kuartal lantara menghadapi persaingan ketat dengan pemain lokal, serta menghadapi tantangan geopolitik antara AS dan China.
CEO Apple Tim Cook menyebut penjualan iPhone di China mencetak rekor pada kuartal keempat, dengan pendapatan naik 38% secara tahunan menjadi US$26 miliar, atau hampir 20% dari total penjualan perusahaan.
Analis menilai penyegaran desain pada lini iPhone 17 memperkuat posisi Apple sebagai simbol status di China. Ponsel terbaru Apple dinilai lebih mudah dikenali sebagai perangkat baru dan premium, terutama warna oranye terang yang disebut "cosmic orange".
Model tersebut viral di media sosial China, dengan ribuan unggahan dari pengguna yang memamerkan ponsel barunya. Warna ini dijuluki "oranye Hermès" karena mirip dengan warna khas merek mewah asal Prancis tersebut.
Hal ini menunjukkan minat masyarakat China terhadap seri iPhone 17 bukan didorong fitur canggih seperti Apple Intelligence, melainkan inovasi desain dan kebaruan warna oranye yang mencuri perhatian.
(fab/fab)
Addsource on Google
































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5325898/original/063636000_1756043082-mu.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/792768/original/038925300_1420803645-000_DV1560744.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5310711/original/006695700_1754754744-1000625439.jpg)





:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5277129/original/053973300_1751984892-persib.jpeg)


:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5416895/original/041798400_1763475083-20251118BL_Timnas_Indonesia_Vs_Mali-1.JPG)

