Jakarta, CNBC Indonesia - Ancaman 'kiamat' di Bumi saat ini sudah bukan fantasi belaka. Ilmuwan makin kencang meneriakkan dampak petaka yang disebabkan oleh pemanasan global.
Dalam 100 tahun ke depan, pemanasan yang disebabkan manusia dapat mengganggu arus laut vital yang membawa panas ke utara dari daerah tropis. Setelah gangguan ini, sebagian besar dunia akan terus memanas.
Namun, Eropa utara akan mendingin secara substansial, dengan Islandia berada di pusat pembekuan yang ekstrem. Pemodelan iklim menunjukkan suhu ekstrem musim dingin di Islandia akan turun hingga -50 derajat Fahrenheit yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Es laut dapat mengelilingi negara itu untuk pertama kalinya sejak dihuni oleh Viking, menurut laporan The Washington Post yang dikutip dari MSN, Rabu (11/2/2026).
"Pada poin itu, Islandia akan menjadi satu gunung es raksasa," kata Hildigunnur Thorsteinsson, jenderal direktur untuk kantor meteorologi Islandia.
Skenario itu mungkin tampak seperti cerita science-fiction dengan tema distopia. Namun, para pejabat dan ilmuwan mengatakan bahwa risiko tersebut tidak lagi bisa dianggap sebagai fantasi belaka.
Beberapa studi ilmiah baru-baru ini, berdasarkan simulasi tentang bagaimana planet merespons saat suhu kian panas, menunjukkan bahwa sirkulasi balik meridional Atlantik (AMOC) lebih rentan terhadap kerusakan daripada yang diyakini para ilmuwan sebelumnya.
Akibatnya, gagasan tentang masa depan yang dingin telah melonjak ke puncak daftar kekhawatiran Islandia, bahkan ketika ancaman lain meningkat di Arktik.
Pada Oktober 2025, pemerintah mengklasifikasikan keruntuhan AMOC sebagai risiko keamanan nasional. Ini sama artinya dengan perhitungan tentang kelangsungan hidup nasional, karena negara tersebut mulai memahami gagasan bahwa perubahan iklim tidak selalu akan terjadi secara linier atau dapat diprediksi.
Perubahan iklim dinilai dapat membawa perubahan di luar kemampuan suatu negara untuk mengatasinya.
"Akan sangat sulit untuk tinggal di sini [Islandia] jika skenario terburuk terjadi," kata Jóhann Páll Jóhannsson, menteri iklim, energi, dan lingkungan Islandia.
Kendati demikian, para ilmuwan masih harus mencari tahu lebih banyak soal risiko masa depan perubahan iklim di Islandia. Kekuatan penstabil, yang disebutkan oleh beberapa penelitian, dapat membantu sistem laut saat ini bertahan. Bahkan jika melemah atau runtuh, dunia dapat menghangat secara dramatis untuk mengimbangi sebagian dari suhu dingin ekstrem.
Namun, para politisi dan peneliti Islandia mengatakan bahwa dampak negatifnya terlalu serius untuk diabaikan. Seperti halnya kota lembah di bawah lereng yang tidak stabil, risiko yang lebih besar bukanlah reaksi berlebihan, kata mereka, tetapi menganggap gunung itu akan tetap kokoh.
"Dalam kasus AMOC, begitu Anda tahu bahwa itu akan runtuh, mungkin sudah terlambat," kata Halldór Björnsson, kepala penelitian cuaca dan iklim di Kantor Meteorologi Islandia.
"Anda tidak menunggu sampai sains Anda akurat," ujarnya.
Sebagai langkah pertama, Islandia telah mencoba mengingatkan negara-negara lain bahwa pengurangan emisi gas rumah kaca mengurangi kemungkinan krisis yang mengubah planet.
Pada konferensi iklim global PBB pada bulan November, menteri iklim Islandia mengatakan kepada para delegasi bahwa "risiko perubahan besar dan mendadak itu nyata," dan bahwa kebijakan saat ini dapat menentukan apakah generasi berikutnya mewarisi "transisi yang terkendali atau keruntuhan yang tidak terkendali."
(fab/fab)
[Gambas:Video CNBC]































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5392922/original/058076400_1761535740-ATK_Bolanet_BRI_Super_League_2025_26_Persib_vs_Persis_Solo.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5395563/original/063153100_1761711808-ATK_Bolanet_BRI_SUPER_LEAGUE_BIG_MATCH__2_.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5383180/original/082158500_1760632502-Azrul_Ananda___Robertino_Pugliara__dok_Persebaya_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5317021/original/038490300_1755266531-SaveClip.App_533385198_17850905229531514_3419499828321647333_n.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5347461/original/084430700_1757672387-547847842_18531923638014746_4748068569041253567_n.jpg)




:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5425495/original/012212500_1764228894-ATK_Bolanet_BRI_SUPER_LEAGUE_JADWAL__4_.jpg)






