Jakarta, CNBC Indonesia - Suhu udara lebih panas dari biasanya terjadi beberapa hari ini di Indonesia. Khusus Jakarta, dikutip dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), suhu bahkan bisa mencapai 34 derajat Celcius, pada pukul 12.00, Kamis (19/3/2026), siang nanti.
Mengutip Instagram BMKG fenomena ini dipengaruhi oleh sejumlah faktor baik astronomi maupun meteorologi. Salah satu penyebab utama adalah fenomena gerak semu tahunan Matahari.
Secara teknis, posisi Matahari tampak bergerak dari belahan bumi selatan menuju utara. "Nanti, pada periode sekitar 21-23 Maret, Matahari berada tepat di atas garis ekuator (khatulistiwa), wilayah tempat kita tinggal," ujar BMKG di media sosialnya itu.
Tutupan awan yang sedikit juga jadi faktor lain. Ini ditambah dengan masa transisi hujan ke kemarau yang juga turut berperan.
Karenanya warga diminta melakukan sejumlah hal. Mulai dari minum air putih yang banyak, melindungi kulit dari paparan UV langsung, menggunakan baju katun yang menyerap keringat hingga membatasi aktivitas di luar rumah pada siang hari.
(sef/sef)
Addsource on Google
































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5325898/original/063636000_1756043082-mu.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5425495/original/012212500_1764228894-ATK_Bolanet_BRI_SUPER_LEAGUE_JADWAL__4_.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5425735/original/089258700_1764236014-ATK_Bolanet_BRI_SUPER_LEAGUE_BIG_MATCH_Borneo_FC_Samarinda_vs_Bali_United_FC__2_.png)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/792768/original/038925300_1420803645-000_DV1560744.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5310711/original/006695700_1754754744-1000625439.jpg)




:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5277129/original/053973300_1751984892-persib.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5425451/original/060959200_1764227597-ATK_Bolanet_BRI_SUPER_LEAGUE_BIG_MATCH_Persija_vs_PSIM_Jogja__1_.png)



