Pelihara Kucing di Rumah Turunkan Tekanan Darah, Terbukti Ilmiah

22 minutes ago 1
Daftar Isi

Jakarta, CNBC Indonesia - Kucing kerap dianggap sekadar hewan peliharaan yang lucu dan menghibur. Namun sejumlah penelitian menunjukkan bahwa keberadaan kucing di rumah memiliki manfaat nyata bagi kesehatan fisik maupun mental manusia.

Berbagai studi internasional mengungkap, hidup berdampingan dengan kucing dapat membantu menstabilkan tekanan darah, menurunkan stres, hingga memperkuat daya tahan tubuh. Tak heran jika banyak keluarga kini memasukkan kucing sebagai bagian dari rutinitas dan keseharian mereka.

Berikut rangkuman tujuh manfaat ilmiah memelihara kucing yang didukung temuan penelitian:

Riset di Australia terhadap 5.741 responden menemukan bahwa pemilik hewan peliharaan memiliki tekanan darah lebih stabil dibandingkan mereka yang tidak memelihara hewan, meski memiliki latar belakang sosial ekonomi dan indeks massa tubuh yang serupa.

2. Mengurangi Stres

Sentuhan atau pelukan pada kucing dapat memicu keluarnya endorfin, hormon yang meningkatkan suasana hati sekaligus meredakan rasa sakit. Aktivitas sederhana seperti bermain dengan kucing juga terbukti membantu mengurangi ketegangan tubuh.

3. Mengurangi Risiko Penyakit Jantung

Penelitian dari University of Minnesota menyebut pemilik kucing memiliki risiko kematian akibat penyakit jantung 30 hingga 40 persen lebih rendah dibandingkan yang tidak memelihara kucing. Temuan ini berdasarkan studi selama satu dekade terhadap lebih dari 4.000 orang.

4. Mendukung Anak dengan Autisme

Studi University of Missouri mengungkap anak-anak penyandang autisme lebih mudah membangun hubungan sosial ketika memiliki hewan peliharaan di rumah. Hampir separuh keluarga yang terlibat dalam penelitian itu memelihara kucing dan melaporkan adanya peningkatan ikatan emosional anak.

5. Meredakan Nyeri Tulang dan Otot

Dengkuran atau purring pada kucing memiliki frekuensi getaran antara 20 hingga 140 Hz. Getaran ini diyakini membantu proses penyembuhan tulang dan otot pada manusia, sehingga sering kali memberikan efek menenangkan dan meredakan nyeri.

6. Menjaga Kesehatan Mental

Interaksi dengan kucing meningkatkan produksi oksitosin, hormon yang berperan dalam membangun rasa nyaman dan kedekatan emosional. Studi Allen et al. (2020) menunjukkan bahwa bermain dengan kucing dapat menurunkan kadar kortisol atau hormon stres.

7. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

Penelitian lain menunjukkan anak-anak yang tumbuh bersama kucing atau anjing memiliki imunitas lebih baik. Mereka cenderung lebih kebal terhadap alergi, infeksi, serta gangguan pernapasan.

Dengan beragam manfaat yang telah dibuktikan secara ilmiah, kehadiran kucing bukan hanya memberikan hiburan, tetapi juga mendukung kesehatan keluarga dalam jangka panjang.

(fab/fab)
[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
| | | |