Jakarta, CNBC Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melesat 1% lebih pagi ini, Senin (27/4/2026). Akan tetapi dalam 35 menit perdagangan awal, indeks masih bergerak dengan fluktuasi tinggi dengan rentang pergerakan antara 7.126,79–7.230,03.
Per pukul 09.36 WIB, IHSG memangkas koreksi dengan kenaikan menjadi 0,18% dan bahkan sempat menyundul zona merah.
Kebanyakan saham berada di zona hijau dengan nilai transaksi yang terbilang tinggi, yakni mencapai Rp 4 triliun. Sebanyak 8,39 miliar saham berpindah tangan dalam 527.300 kali transaksi.
Berdasarkan data pasar, saham bank jumbo mencatat nilai transaksi terbesar. BBCA memimpin dengan total Rp 1,15 triliun. Akan tetapi saham emiten grup Djarum ini melorot dan sempat menyentuh 5.975 atau turun 1% lebih.
Mengutip Refinitiv, saham komoditas menjadi penyebab IHSG terbang lebih dari 1% pagi ini. Merdeka Gold Resources (EMAS) yang naik 5% menyumbang 7,7 poin.
Kemudian Amman Mineral (AMMN) dan Bumi Resources Minerals (BRMS) masing-masing menyumbang 7,59 poin dan 7,5 poin.
Tercatat sejumlah saham emiten milik Prajogo Pangestu juga mengalami lonjakan harga setelah pekan lalu tertekan aksi jual investor. Barito Pacific (BRPT), dan Chandra Asri (TPIA) bahkan kompak masuk dalam daftar top movers pagi ini.
GerakIHSG pagi ini selaras dengan mayoritas bursa di kawasan.
Indeks Nikkei 225 Jepang naik 0,53% dan mencapai rekor tertinggi, sementara indeks Kospi Korea Selatan melonjak 1% dan juga mencatatkan rekor tertinggi.
Namun, bursa Australia, indeks S&P/ASX 200 turun 0,54%.
Sementara kontrak berjangka indeks Hang Seng Hong Kong berada di level 26.041, dibandingkan dengan penutupan terakhir indeks tersebut di 25.978,07.
Mengutip CNBC Internasional, sentimen pasar tetap stabil meskipun harapan pasar terhadap terobosan diplomasi Iran-Amerika Serikat kembali menipis.
Presiden AS Donald Trump membatalkan rencana untuk mengirim utusan AS Steve Witkoff dan Jared Kushner ke Islamabad, Pakistan, Sabtu lalu untuk melakukan negosiasi dengan Iran.
"Terlalu banyak waktu terbuang untuk perjalanan, terlalu banyak pekerjaan! Selain itu, ada perselisihan internal yang hebat dan kebingungan di dalam 'kepemimpinan' mereka," tulis Trump dalam sebuah postingan di Truth Social, dikutip Senin (27/4/2026).
Harga minyak melonjak sekitar 2% setelah rencana putaran kedua negosiasi perdamaian antara AS dan Iran kembali menemui jalan buntu.
Kontrak berjangka minyak Brent yang menjadi patokan internasional, naik lebih dari 2% menjadi US$107,49 per barel pada pukul 19.35 ET, sementara minyak mentah AS juga melonjak 1,79% menjadi US$96,19.
Ketegangan di Selat Hormuz tetap tinggi setelah Pasukan Garda Revolusi Iran dilaporkan menaiki dua kapal kargo di dekat jalur laut strategis tersebut.
Adapun pasar keuangan Indonesia pekan ini hanya berlangsung empat hari yakni Senin-Kamis karena ada Libur Hari Buruh pada 1 Mei atau Jumat mendatang.
Fokus utama pasar pekan ini tertuju pada perkembangan terbaru negosiasi Amerika Serikat (AS)-Iran, keputusan suku bunga The Federal Reserve, rilis inflasi PCE AS, data manufaktur AS dan China, serta keputusan suku bunga Bank of Japan (BOJ).
Pasar memperkirakan The Fed masih akan menahan suku bunga acuannya di kisaran 3,50%-3,75%. Ekspektasi ini muncul karena inflasi AS masih berada di atas target, sementara lonjakan harga energi akibat konflik Timur Tengah membuat bank sentral AS sulit bergerak terlalu cepat untuk melonggarkan kebijakan.
Keputusan The Fed kali ini akan sangat penting bagi pasar global. Jika The Fed memberi sinyal masih akan menahan suku bunga lebih lama, dolar AS berpotensi tetap kuat. Kondisi tersebut bisa kembali menekan mata uang Asia, termasuk rupiah.
Sebaliknya, jika pernyataan The Fed mulai terdengar lebih lunak karena mempertimbangkan risiko perlambatan ekonomi, pasar bisa membaca adanya peluang penurunan suku bunga pada semester berikutnya. Skenario ini dapat memberi ruang bagi penguatan obligasi dan aset berisiko, termasuk saham di emerging market.
(mkh/mkh)
Addsource on Google

































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5145677/original/009587200_1740728790-20250228BL_HTS_Ratu_Tisha_20.JPG)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427463/original/032259100_1764389259-Tomas_Trucha_2.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5429073/original/001791400_1764572941-John_Herdman.jpg)

:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5457703/original/089294400_1767016757-20251229IQ_Persija_vs_Bhayankara_FC-3.jpg)




:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4400289/original/016439100_1681829426-000_334Q8WU.jpg)

:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5455820/original/092741900_1766735258-1000332649.jpg)



:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5457680/original/088321900_1767015163-20251229IQ_Persija_vs_Bhayankara_FC-4.jpg)