Jakarta, CNBC Indonesia - Industri kondom di India mulai terdampak serius akibat perang di Timur Tengah, yang memicu gangguan rantai pasok global. Kelangkaan bahan baku utama membuat produksi tersendat, hingga memicu kekhawatiran terhadap ketersediaan stok di pasaran.
Produsen menyebut pasokan minyak silikon, yakni komponen penting dalam produksi kondom, mengalami "kekurangan besar". Selain itu, harga amonia yang digunakan untuk menstabilkan lateks mentah diproyeksikan melonjak hingga 40-50%.
India sendiri memproduksi lebih dari 6 miliar kondom per tahun, menjadikannya salah satu pemain utama global. Pada 2024, produksi mencapai 6,4 miliar unit atau sekitar 17% dari total produksi dunia. Industri ini bernilai sekitar US$860 juta atau setara Rp13,3 triliun, namun beroperasi dengan margin tipis sehingga sangat rentan terhadap kenaikan biaya bahan baku.
Dampak krisis mulai terasa di lapangan. Sejumlah apotek di kota besar seperti Mumbai dan New Delhi dilaporkan mulai mengalami kelangkaan stok kondom.
Efek domino konflik juga merembet ke sektor energi. Gangguan distribusi melalui Selat Hormuz mendorong lonjakan harga minyak dan biaya logistik global, yang pada akhirnya meningkatkan biaya produksi di berbagai industri .
Dengan ketergantungan tinggi pada bahan baku impor, industri kondom India diperkirakan akan terus tertekan selama konflik di Timur Tengah belum mereda. Situasi ini sekaligus meningkatkan risiko kelangkaan produk di pasar domestik.
Sebagai informasi, Iran menutup Selat Hormuz sebagai respons atas konflik dengan Amerika Serikat dan Israel dan keputusan tersebut menjadi pemicu utama terganggunya distribusi bahan petrokimia. Jalur ini merupakan salah satu rute vital perdagangan energi dunia, sehingga gangguan di kawasan tersebut langsung berdampak luas pada berbagai sektor industri.
(sef/sef)
Addsource on Google
































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5325898/original/063636000_1756043082-mu.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/792768/original/038925300_1420803645-000_DV1560744.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5310711/original/006695700_1754754744-1000625439.jpg)





:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5277129/original/053973300_1751984892-persib.jpeg)



:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5416895/original/041798400_1763475083-20251118BL_Timnas_Indonesia_Vs_Mali-1.JPG)
