Perang Makin Panas, Dua Raksasa AI Saling Pamer Teknologi Baru

4 hours ago 3

Jakarta, CNBC Indonesia - Perang AI makin panas setelah sejumlah perusahaan meluncurkan model terbarunya masing-masing. Salah satunya adalah raksasa teknologi, OpenAI yang baru saja merilis GPT-5.4-Cyber.

Varian terbaru ini bekerja khususnya untuk pertahanan keamanan siber, dikutip dari Reuters, Rabu (15/4/2026).

Perusahaan baru meluncurkannya secara terbatas pada tahap awal ini karena desain yang permisif. Yakni untuk vendor keamanan, organisasi dan peneliti yang diverifikasi.

Selain itu, OpenAI juga memperluas program Trusted Acces for Cyber (TAC atau Akses Tepercaya untuk Keamanan Siber). Kini ribuan pembela individu dan ratusan tim yang melindungi software penting serta telah terverifikasi dapat menggunakannya.

Terdapat tambahan tingkatan baru dalam program ini. Reuters mencatat tingkat verifikasi yang lebih tinggi membuka kemampuan lebih canggih.

Bagi mereka yang telah terverifikasi akan mendapatkan akses pada model GPT-5.4-Cyber terbaru. Namun dengan batasan penggunaan pada hal sensitif seperti riset dan analisis kerentanan.

Peluncuran model terbaru OpenAI terjadi saat Anthropic juga merilis Mythos. Model AI bagian dari Project Glasswing juga dapat digunakan untuk keamanan siber defensif.

Namun, peluncuran ini menemukan masalah karena Mythos dilaporkan sangat kuat dan bisa mengidentifikasi celah kerentanan yang belum diketahui.

Anthropic memutuskan untuk menunda peluncuran pada pengguna lebih luas. Perusahaan juga mengatur pertemuan dengan pejabat AS membicarakan soal kemampuan siber yang diciptakan oleh Mythos.

Kabarnya Mythos hanya baru bisa digunakan untuk 40 perusahaan teknologi saja, termasuk raksasa teknologi seperti Microsoft serta Google.

(dem/dem)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
| | | |