Perusahaan Arab Segera Umumkan Kepastian Investasi Proyek Migas Aceh

5 hours ago 6

Jakarta, CNBC Indonesia - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menargetkan kepastian investasi akhir atau Final Investment Decision (FID) Mubadala Energy (South Andaman) RSC Ltd (MESA), perusahaan migas asal Uni Emirat Arab (UEA), di proyek hulu minyak dan gas bumi (migas) Lapangan Tengkulo, Wilayah Kerja (WK) atau Blok South Andaman di Perairan Aceh, bisa diputuskan pada September 2026.

Hal ini diputuskan setelah SKK Migas dan Mubada Energy (MESA) melakukan rapat bersama pada Selasa, 4 Agustus 2026.

Dalam dokumen hasil pembahasan yang diterima CNBC Indonesia, disebutkan bahwa proyek Tangkulo telah memperoleh persetujuan Plan of Development (POD) I melalui Surat Menteri ESDM Nomor T-85/MG.04/MEM.M/2026 tanggal 9 Maret 2026. Selain itu, MESA sebelumnya juga telah mengajukan permohonan kepada SKK Migas melalui surat tertanggal 29 Juli 2026 untuk memfasilitasi kelanjutan pengembangan Lapangan Tangkulo.

Salah satu hasil utama rapat tersebut adalah kesepakatan bahwa SKK Migas akan segera mengirimkan surat resmi kepada MESA selaku operator WK South Andaman untuk mengonfirmasi bahwa Final Investment Decision (FID) proyek pengembangan Lapangan Tangkulo akan diumumkan pada September 2026.

"Hasil Diskusi dan Pembahasan SKK Migas menyetujui untuk segera mengirimkan surat kepada MESA selaku operator di WK South Andaman untuk mengumumkan bahwa FID dilakukan pada September 2026," bunyi dokumen hasil rapat yang diperoleh CNBC Indonesia, Rabu (5/8/2026).

Selain itu, SKK Migas juga menyatakan kesiapannya memfasilitasi koordinasi dan pertemuan antar-para pihak apabila diperlukan guna mendukung tercapainya keputusan FID sesuai target.

Adapun, dokumen hasil pembahasan ini ditandatangani pada 4 Agustus 2026 oleh President Director Mubadala Energy (South Andaman) RSC Ltd Abdulla Bu Ali, Executive Vice President-South East Asia Harbour Energy Indonesia Steve Cox, serta Kepala SKK Migas Djoko Siswanto.

Sebagaimana diketahui, Mubadala Energy belum lama ini mengumumkan temuan sumber gas jumbo dari sumur eksplorasi laut dalam Tangkulo-1, yang dibor di Blok South Andaman berlokasi sekitar 65-kilometer lepas pantai bagian utara Pulau Sumatra, Indonesia.

Penemuan ini menandai sumur laut dalam kedua yang dioperasikan oleh Mubadala Energy. Sumur Tangkulo-1 dibor hingga kedalaman 3.400 meter di kedalaman laut 1.200 meter, hanya beberapa bulan setelah penemuan besar di sumur Layaran-1, yang masih berada di Blok South Andaman.

Dengan memanfaatkan desain terbaru Drill Stem Test (DST), sumur Tangkulo-1 sukses mengalirkan gas sebesar 47 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD) berkualitas dan 1.300 barel kondensat per hari.

Walaupun hasil pengujian terbatas karena fasilitas yang tersedia, namun kapasitas sumur diperkirakan mencapai 80-100 MMSCFD dan lebih dari 2.000 barel kondensat per hari.

(ven/wia) [Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
| | | |