PM Malaysia Telepon Prabowo, Bongbong dan Lawrence Wong, Ini Bocorannya

21 hours ago 5

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Prabowo Subianto melakukan perbincangan melalui telepon dengan empat pemimpin negara ASEAN. Mereka membicarakan respons yang akan dilakukan terkait penerapan tarif impor resiprokal AS atau timbal balik, yang diumumkan beberapa waktu lalu.

Empat kepala negara itu antara lain, Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim, Sultan Brunei Hassanal Bolkiah, Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr, Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong.

"Hari ini saya berkesempatan melakukan diskusi melalui telepon dengan para pemimpin negara-negara ASEAN, termasuk Indonesia, Filipina, Brunei Darussalam, dan Singapura, untuk memperoleh pandangan dan mengoordinasikan tanggapan bersama mengenai masalah tarif timbal balik oleh Amerika Serikat (AS)," ujar Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim dalam akun Instagram _@anwaribrahim_my_, dikutip Sabtu (5/4/2025)

Seperti diketahui, Rabu (2/3/2025) waktu setempat, Presiden AS Donald Trump menerapkan tarif impor baru yakni tarif minimal 10% kepada seluruh dunia. Selain itu juga membebankan tarif resprokal sebesar 32% ke Indonesia.

Anwar juga mengungkapkan selaku pemegang tongkat kepemimpinan ASEAN saat ini, ia mau melakukan perundingan dagang antara negara, termasuk hubungan antara ASEAN - AS.

Ia juga mengatakan bahwa pertemuan Menteri Ekonomi ASEAN yang akan digelar pada Minggu depan akan menindaklanjuti pembicaraan terkait solusi terbaik menghadapi penerapan tarif resiprokal AS tersebut.

"Insyaallah, Pertemuan Menteri Ekonomi ASEAN minggu depan akan terus membahas masalah ini dan mencari solusi terbaik bagi seluruh negara anggota," sambungnya.

Adapun, tarif resiprokal yang dikenakan AS terhadap negara-negara ASEAN yaitu Malaysia dan Brunei Darussalam 24%, Filipina 17%, Singapura 10%, Kamboja 49%, Laos 48%, Vietnam 46%, Myanmar 44% dan Thailand 36%.


(emy/mij)

Saksikan video di bawah ini:

Video: 9 Respons Pemerintah Setelah RI Kena Tarif Impor 32% Dari Trump

Next Article Mengenal Donald Trump Lebih Dalam, Si 'Houdini' Politik AS

Read Entire Article
| | | |