Potret Jembatan Tertinggi di Timur Tengah Hancur Dihantam Rudal AS

2 hours ago 2
Kondisi jembatan B1 yang rusak akibat serangan udara AS di Karaj, Iran, Jumat (3/4/2026). (Majid Asgaripour/WANA via REUTERS)

Seorang pria berdiri di dekat jembatan B1 yang rusak akibat serangan udara AS di Karaj, Iran, Jumat (3/4/2026). (Majid Asgaripour/WANA via REUTERS)

Kondisi jembatan B1 yang rusak akibat serangan udara AS di Karaj, Iran, Jumat (3/4/2026). (Majid Asgaripour/WANA via REUTERS)

Jembatan jalan raya yang rusak akibat serangan AS ini menjadi penghubung antara ibu kota Iran, Teheran, dengan kota Karaj di bagian barat. (Majid Asgaripour/WANA via REUTERS)

Kondisi jembatan B1 yang rusak akibat serangan udara AS di Karaj, Iran, Jumat (3/4/2026). (Majid Asgaripour/WANA via REUTERS)

Dikutip dari Reuters, menurut laporan, jmbatan B1 adalah salah satu jembatan tertinggi di Timur Tengah dan salah satu proyek paling rumit di Iran.  (Majid Asgaripour/WANA via REUTERS)

Kondisi jembatan B1 yang rusak akibat serangan udara AS di Karaj, Iran, Jumat (3/4/2026). (Majid Asgaripour/WANA via REUTERS)

Jembatan itu mengalami kerusakan setelah menjadi sasaran dua kali serangan rudal pada Kamis (2/4) lalu. (Majid Asgaripour/WANA via REUTERS)

Kondisi jembatan B1 yang rusak akibat serangan udara AS di Karaj, Iran, Jumat (3/4/2026). (Majid Asgaripour/WANA via REUTERS)

Kantor berita Fars Iran kemudian mencantumkan beberapa jembatan di Arab Saudi, Kuwait, Abu Dhabi, dan Yordania, yang menjadi lokasi pangkalan militer AS, sebagai target potensial bagi militer Iran sebagai tanggapan atas serangan AS terhadap jembatan B1 tersebut. (Majid Asgaripour/WANA via REUTERS)

Kondisi jembatan B1 yang rusak akibat serangan udara AS di Karaj, Iran, Jumat (3/4/2026). (Majid Asgaripour/WANA via REUTERS)

Mengutuk serangan tersebut dalam sebuah unggahan di X, Menteri Luar Negeri Iran Seyed Abbas Araghchi mengatakan, "Menyerang bangunan sipil, termasuk jembatan yang belum selesai, tidak akan memaksa rakyat Iran untuk menyerah." (Majid Asgaripour/WANA via REUTERS)

Read Entire Article
| | | |