Prabowo Persilakan Koreksi dan Kritik: Tapi Fitnah itu tidak Bagus

1 day ago 17

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Prabowo Subianto buka suara perihal kritik dalam sistem demokrasi Indonesia. Momen itu terjadi saat Prabowo menghadiri Perayaan Natal Nasional 2025 di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Senin (5/12/2026) malam.

Mulanya, Prabowo menceritakan proyeksi pakar-pakar geopolitik yang mengungkapkan Indonesia akan menjadi bangsa keempat terkaya di dunia. Akan tetapi, ada syaratnya.

"Syaratnya apa? Syaratnya adalah apabila bangsa Indonesia bisa bersatu. Syaratnya apa? Terutama apabila elitenya bisa bekerja sama. Ini bukan Prabowo saja, begitu saya lihat, saya baca itu beberapa tahun yang lalu, saya semakin yakin," ujar Prabowo.

"Akhirnya selalu saya ingin, saya ingin selalu mengajak apa pun perbedaan kita, apa pun mungkin dosa-dosa kita di masa lalu, karena kita manusia pasti penuh dosa, pasti ada kesalahan," lanjut Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya itu.

Tapi sekarang, menurut Prabowo, seluruh unsur harus bekerja sama, kompak, dan bahu-membahu. Yang kuat tarik yang lemah, yang lemah berhimpun bekerja sama.

"Bersaing baik, tapi begitu pertandingan selesai bersatu, bersatu. Ada yang mengatakan kalau bersatu itu tidak demokratis. Lho, demokrasi silakan, koreksi silakan, kritik bagus. Tapi fitnah itu tidak bagus. Semua agama tidak, tidak mengizinkan fitnah," kata Prabowo.

"Saya yakin di agama Kristen demikian juga: You should not lie. Kebohongan itu tidak baik, apalagi kebohongan yang menimbulkan kecurigaan, kebohongan yang menimbulkan perpecahan, kebohongan yang menimbulkan kebencian. Ini bisa merusak kita semua," lanjutnya.

Lebih lanjut, Prabowo bilang, di dalam agama Islam ada kata-kata "Fitnah itu lebih kejam dari pembunuhan."

"Bayangkan. Jadi yang kita harus waspada sekarang, kalau kritik malah kita harus bersyukur. Kalau saya dikoreksi saya menganggap bahwa saya dibantu, saya diamankan," ujar Prabowo.

"Kadang-kadang kita tidak suka dikritik, kita tidak suka dikoreksi, tapi sesungguhnya itu mengamankan, iya kan?," lanjutnya.

(miq/miq)
[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
| | | |