Jakarta, CNBC Indonesia - Produsen HP China, Realme, mengatakan pada Rabu (7/1) bahwa perusahaan akan kembali terintegrasi dengan Oppo. Nantinya, Realme akan berperan sebagai sub-merek di bawah Oppo.
Dikutip dari Reuters, Kamis (8/1/2026), langkah ini diambil untuk menyatukan sumber daya dan memangkas biaya bagi dua perusahaan yang berada di bawah naungan satu induk.
Realme diketahui memasarkan produknya di India, Asia Tenggara (termasuk Indonesia), serta Eropa. Sementara Oppo diketahui sebagai salah satu 'raja' HP dunia yang langganan masuk jejeran 'Top 5' untuk pangsa pasar terbesar.
Kendati demikian, kinerja Oppo belakangan terpantau lesu. Pada kuartal-III (Q3) 2025, Oppo terlempar dari daftar 'Top 5' raja dunia. Posisinya 'digantikan' Transsion (Tecno, Itel, Infinix) yang mulai konsisten masuk daftar 'Top 5' dan posisinya menanjak dari urutan ke-5 pada Q2 2025 menjadi ke-4 di Q3 2025, menurut laporan IDC.
Sebagai informasi, Oppo dan Realme sama-sama di bawah naungan raksasa hardware konsumen, BKK Electronics. Induk tersebut juga membawahi Vivo yang hingga kini masih bertahan dalam jejeran 'Top 5' raja HP dunia.
Untuk diketahui, Realme dan Oppo sejatinya memiliki sejarah lama. Realme yang didirikan pada 2018 sempat menjadi sub-merek Oppo hingga akhirnya melepaskan diri dan menjadi perusahaan independen pada 2018, meski masih sama-sama di bawah BKK Electronics.
Kembalinya Realme ke Oppo kemungkinan akan menambah kekuatan keduanya untuk memperkaya portofolio produk masing-masing dan bersaing di industri HP yang kian kompetitif.
(fab/fab)
[Gambas:Video CNBC]































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5339674/original/047240900_1757081733-20250904AA_Timnas_Indonesia_vs_China_Taipei-08.JPG)







:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5310777/original/099498800_1754792417-527569707_18517708213000398_2665174359766286643_n.jpg)








