RI Bakal Punya Kilang Gas Terapung Perdana, Beroperasi di Q1 2027

1 hour ago 1

Jakarta, CNBC Indonesia - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mengungkapkan Indonesia akan segera memiliki fasilitas kilang gas alam cair (LNG) terapung pertama atau Floating LNG (FLNG) yang berlokasi di Papua Barat.

Proyek ini ditargetkan mulai beroperasi di kuartal I 2027, dan merupakan bagian dari pengembangan Blok Kasuri di Papua Barat yang digarap oleh Genting Oil Kasuri Pte Ltd (GOKPL).

Kepala SKK Migas Djoko Siswanto mengatakan progres pembangunan FLNG tersebut saat ini telah mencapai sekitar 85 persen. Proyek yang saat ini tengah dibangun di China tersebut sebentar lagi diperkirakan akan berlayar ke Indonesia.

"Insya Allah dalam waktu dekat akan berlayar ke Indonesia, dan akan onstream LNG-nya itu di 2027 kuartal pertama. Adapun pembangunan FLNG-nya sudah 85%," kata Djoko dalam RDP bersama Komisi XII DPR RI, Rabu (11/2/2026).

Lebih lanjut, Djoko mengatakan bahwa fasilitas LNG terapung ini menurutnya akan menjadi fasilitas LNG terapung terbesar di Indonesia. Sementara, akan menjadi nomor sembilan terbesar di dunia.

Sebagaimana diketahui, Genting Berhad dalam keterangan resminya menyampaikan bahwa dua anak usahanya, yakni Genting Oil & Gas Sdn Bhd dan PT Layar Nusantara Gas (PTLNG) telah menandatangani kontrak Engineering, Procurement, Construction, Installation and Commissioning (EPCIC) dengan Wison New Energies Co., Ltd.

Adapun, nilai kontrak tersebut mencapai US$ 962,8 juta untuk pembangunan FLNG berkapasitas 1,2 juta ton per tahun (mtpa). Penandatanganan dilakukan pada 20 Juni 2024 dan mencakup potensi pembiayaan tambahan hingga US$ 70 juta.

Berdasarkan kontrak EPCIC ini, Wison akan membangun fasilitas FLNG di galangan kapal mereka yang berlokasi di Nantong dan ZhouShan, Tiongkok.

Setelah lolos uji kinerja di galangan, fasilitas FLNG tersebut akan ditarik ke lokasi akhir di Teluk Bintuni, Papua Barat, Indonesia, di mana uji commissioning akhir akan dilakukan.

Durasi proyek diperkirakan selama 27 bulan sejak pelaksanaan kontrak EPCIC, disusul dengan masa garansi selama 18 bulan. Target keberangkatan (sail away) dari galangan ZhouShan dijadwalkan pada kuartal kedua tahun 2026.

Pasokan gas untuk fasilitas FLNG akan berasal dari struktur Asap, Merah, dan Kido yang berada dalam wilayah konsesi Blok Kasuri di Papua Barat, Indonesia. Blok Kasuri ini dioperasikan oleh Genting Oil Kasuri Pte Ltd (GOKPL), anak perusahaan tidak langsung Genting Berhad yang juga dimiliki 95%, berdasarkan kontrak bagi hasil (PSC) yang ditandatangani pada Mei 2008 antara GOKPL dan SKK Migas.

(pgr/pgr)
[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
| | | |