Jakarta, CNBC Indonesia - Setelah 50 tahun vakum, manusia akhirnya kembali terbang ke Bulan. Misi Artemis II NASA meluncur dari Kennedy Space Center di Florida pada pukul 6.35 sore waktu setempat.
Peluncuran tersebut adalah awal dari misi 10 hari tiga astronaut asal Amerika Serikat yaitu Reid Wiseman, Victor Glover dan Christina Koch serta seorang astronaut Kanada, Jeremy Hensen. Mereka akan menguji coba sistem kehidupan pendukung manusia untuk misi ke Bulan sebagai awal dari ambisi NASA mendirikan koloni di Bulan, kemudian Mars.
Keempat astronaut menggunakan wahana luar angkasa yang diberi nama Orion yang didorong ke orbit menggunakan roket SLS. Setelah mencapai luar angkasa, Orion akan mengembangkan sayap panel surya untuk menyerap energi dari Matahari. Para astronaut dan tim di Bumi kemudian mempersiapkan Orion untuk misi terbang.
"Dalam 10 hari ke depan, Reid, Victor, Christina, dan Jeremy akan memastikan Orion bisa digunakan oleh tim berikutnya untuk mendarat di Bulan dengan percaya diri," kata Associate Administrator NASA, Amit Kshatriya.
Setelah 49 menit, roket SLS akan membawa Orion ke orbit Bumi. Kemudian, roket tahap kedua akan membawa Orion ke lebih jauh yaitu 75.000 kilometer di atas permukaan Bumi. Orion kemudian akan memisahkan diri dari roket untuk terbang mandiri.
Orion dijadwalkan untuk berada di orbit tinggi tersebut selama sehari. Para astronaut akan melakukan demonstrasi manual untuk menguji sistem kendali Orion.
Jika seluruh sistem dipastikan beroperasi dengan baik, Orion akan memasuki tahap selanjutnya menuju orbit Bulan. Tahap yang diperkirakan berlangsung selama 6 menit ini akan melontarkan Orion ke lintasan mengelilingi Bulan. Selama mengorbit Bulan, Orion "mengumpulkan tenaga" gravitasi Bulan untuk misi kembali ke Bumi.
Para astronaut akan mengambil foto dan mengamati permukaan Bulan untuk terbang lebih dekat ke Bulan pada Senin, 6 April. Mereka akan menjadi manusia pertama yang melihat langsung permukaan di sisi Bulan yang tidak berhadapan dengan Bumi.
Setelah terbang dekat dengan permukaan Bulan, Orion akan dilontarkan kembali ke Bumi dan direncanakan mendarat di Samudra Pasifik.
(dem/dem)
Addsource on Google
































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5325898/original/063636000_1756043082-mu.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/792768/original/038925300_1420803645-000_DV1560744.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5310711/original/006695700_1754754744-1000625439.jpg)





:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5277129/original/053973300_1751984892-persib.jpeg)


:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5416895/original/041798400_1763475083-20251118BL_Timnas_Indonesia_Vs_Mali-1.JPG)

