Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mendorong Kementerian Keuangan untuk mendorong Panda Bond untuk menjadi pintu masuk investor lebih besar dan sebagai diversifikasi investasi selain dolar Amerika Serikat.
Airlangga menilai kepercayaan investor terhadap Panda Bond sangat baik, tercermin dari rating AAA yang didapatkan dari lembaga pemeringkat di China.
"Tentunya kita lihat dari Panda Bond, mereka memberikan kita triple A, kita harus bisa menarik lebih besar Panda Bond," ujarnya di Hall Utama Bursa Efek Indonesia, Jakarta pada Senin (10/8/2026).
"Pertama triple A, kedua trade kita dengan China itu US$150 miliar, kemudian kita punya bilateral swap arrangement itu US$50 bilion. Jadi kalau ini adalah momentum kita juga untuk diversifikasi daripada pinjaman," sambung Airlangga.
Menko Ekonomi mengatakan bahwa selain Panda Bond, Indonesia juga berpotensi menarik investor sekaligus diversifikasi aliran dana investor melalui Samurai Bond.
"Jadi kalau kita bisa dorong diversifikasi tentu akan lebih baik," imbuhnya.
Adapun pemerintah Indonesia menerbitkan surat utang global berdenominasi valuta asing yuan atau Panda Bond pada 23 Juli n2026. Total yang berhasil diraup adalah 7 miliar yuan atau US$ 1,033 miliar setara dengan Rp18,4 triliun (kurs Rp17.890/US$).
Minat investor China terhadap surat utang Indonesia tersebut pun tinggi sejalan dengan peringkat AAA dari lembaga Lianhe Credit Rating. Ini dapat dibuktikan dari total order dari investor mencapai 17 miliar yuan atau 2,4 kali yang ditawarkan.
Adapun Transaksi Panda Bond terdiri dari tenor 3 tahun sebesar 5,6 miliar yuan dan tenor 5 tahun 1,4 miliar yuan dengan kupon masing-masing 1,90% dan 2,19%. Setelmen akan dilaksanakan tanggal 30 Juli 2026.
Dana tersebut, kata Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, akan digunakan untuk menutup defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) pada 2026.
(ras/mij)
[Gambas:Video CNBC]
































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4936730/original/025851900_1725466519-1725444595272.JPG)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5554928/original/044276700_1776137094-u-17.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5553249/original/064585300_1775923206-SaveGram.App_669702704_18576308851056586_3953588179549821210_n.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5517047/original/078921900_1772384976-SaveGram.App_640266969_18393344611150856_335126654579775669_n.jpg)


:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5541752/original/079844000_1774890887-20260330IQ_Timnas_Indonesia_vs_Bulgaria-19.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5193024/original/060543500_1745211082-dean_fc.jpg)

:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5540760/original/058441900_1774811482-Gemini_Generated_Image_96c2f296c2f296c2.jpg)