Jakarta, CNBC Indonesia - Uni Emirat Arab (UEA) dikabarkan tengah menyiapkan langkah besar untuk mengambil alih pengelolaan seluruh urusan sipil di Jalur Gaza, dalam skema transisi menuju fase kedua perjanjian gencatan senjata perang. Rencana tersebut disebut mendapat dukungan dari Israel dan melibatkan koordinasi dengan Amerika Serikat.
Laporan ini pertama kali diungkap media Israel, Channel 12, yang dikutip Middle East Monitor, Selasa (3/2/2026).
Dalam pemberitaannya, Channel 12 menyebut bahwa dalam beberapa pekan terakhir UEA telah menggelar serangkaian pembicaraan dengan pemerintah AS dan Israel terkait kemungkinan Abu Dhabi memegang kendali penuh atas administrasi sipil di wilayah Gaza.
UEA disebut berambisi mengawasi seluruh urusan sipil di Gaza sekaligus menyiapkan investasi dalam jumlah besar. "Beberapa miliar dolar akan ditransfer segera, dengan investasi lanjutan yang akan menyusul pada tahap berikutnya," demikian disebutkan dalam laporan tersebut.
Menurut media itu, saat ini kedua negara tengah menyusun draf kesepakatan, meskipun rinciannya masih membutuhkan persetujuan final dari pihak Israel. Kendati demikian, draf awal perjanjian disebut sudah saling dipertukarkan, dan Israel dilaporkan mendukung penuh inisiatif tersebut.
Dalam rencana tersebut, UEA juga disebut akan mengelola seluruh pasar dan aktivitas perdagangan di Gaza. Untuk mendukung operasional di lapangan, pasukan keamanan bersenjata akan dikerahkan guna melindungi pusat-pusat logistik yang direncanakan dibangun di berbagai titik wilayah.
Selain pasukan keamanan UEA, Channel 12 melaporkan bahwa perusahaan keamanan swasta asal Amerika Serikat juga akan ikut beroperasi di Gaza untuk mendukung pengamanan dan distribusi.
UEA bahkan disebut berencana membeli seluruh barang yang masuk ke Gaza dari Israel serta menggunakan kontraktor Israel dalam prosesnya. Pusat-pusat distribusi yang selama ini ada akan ditingkatkan fungsinya menjadi hub logistik, yang kemudian menjadi titik pengiriman barang ke sektor swasta di dalam Jalur Gaza.
(luc/luc)
[Gambas:Video CNBC]


































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5392922/original/058076400_1761535740-ATK_Bolanet_BRI_Super_League_2025_26_Persib_vs_Persis_Solo.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5395563/original/063153100_1761711808-ATK_Bolanet_BRI_SUPER_LEAGUE_BIG_MATCH__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5372801/original/040806000_1759769523-1000224866.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5376586/original/086524400_1760009433-WhatsApp_Image_2025-10-09_at_15.16.27.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5379723/original/026526700_1760356768-1000294045.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5338912/original/039061000_1756988370-2N3A9178.JPG)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5383180/original/082158500_1760632502-Azrul_Ananda___Robertino_Pugliara__dok_Persebaya_.jpeg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5317021/original/038490300_1755266531-SaveClip.App_533385198_17850905229531514_3419499828321647333_n.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5378193/original/050455500_1760219906-TIMNAS_INDONESIA.jpg)
