Timnas Indonesia Bertabur Opsi Gelandang Bertahan: Bertambah Satu Nama, Siapa Jadi Opsi Terbaik?

18 hours ago 4

Bola.com, Jakarta - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, memiliki sejumlah pemain yang bisa bertugas sebagai gelandang bertahan di lini tengah. Kini, ada satu nama tambahan yang meramaikan persaingan di sektor ini.

Sebelumnya, Timnas Indonesia memang sering kali kesulitan mendapatkan alternatif terbaik untuk mengisi sektor ini. Namun, belakangan muncul nama-nama pemain yang mulai jadi gelandang bertahan andalan Skuad Garuda.

Selain nama-nama yang sempat memperkuat Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, John Herdman masih memiliki alternatif lainnya yang bisa dipanggil apabila situasinya mendesak pada agenda berikutnya.

Lantas, siapa saja sosok pemain yang bisa menjadi alternatif Herdman untuk area gelandang bertahan? Bagaimana kemampuan para pemain tersebut untuk jadi andalan di area ini? Berikut Bola.com menyajikan ulasannya.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Joey Pelupessy

Sejauh ini, Joey Pelupessy masih dianggap sebagai sosok gelandang bertahan terbaik yang dimiliki Timnas Indonesia. Sejak dinaturalisasi menjadi WNI pada Maret 2025, dia langsung menjadi pilihan utama di area ini.

Kemunculan Joey Pelupessy di era Patrick Kluivert memang mengejutkan. Timnas Indonesia akhirnya kembali memiliki satu sosok gelandang yang tangguh untuk menjaga kedalaman di lini tengah.

Sepanjang masa kepelatihan Kluivert, Joey jadi pilihan utama. Dia seringkali dipasang bersama Thom Haye di tengah. Hanya saja, di era Herdman, pemain berusia 32 tahun ini sempat dicadangkan saat menghadapi St Kitts dan Nevis.

Dia akhirnya kembali menghiasi starting eleven ketika berduet bersama Verdonk pada laga kontra Bulgaria. Untuk beberapa tahun ke depan, Joey sepertinya masih jadi alternatif utama untuk peran gelandang jangkar di Skuad Merah Putih.

Jordi Amat

Salah satu sosok menarik yang mencuri perhatian di FIFA Series 2026 ini ialah Jordi Amat. Pemain Persija Jakarta itu akhirnya mendapatkan peran baru dari John Herdman untuk mengisi lini tengah Timnas Indonesia.

Selama ini, Jordi Amat lebih dikenal sebagai sosok bek tengah. Namun, sejak putaran kedua BRI Super League 2025/2026, Jordi mulai lebih banyak menjalani peran baru sebagai gelandang bertahan bersama Persija Jakarta.

Transformasi posisi inilah yang ikut menular ketika pemain berusia 34 tahun itu dipanggil memperkuat Timnas Indonesia. Herdman memberinya peran yang sama ketika bermain sebagai starter pada laga kontra St Kitts and Nevis.

Pada pertandingan tersebut, Jordi berduet dengan Calvin Verdonk. Dengan perubahan komposisi semacam ini, opsi Herdman untuk pos gelandang bertahan Timnas Indonesia pada pertandingan berikutnya bakal semakin melimpah.

Ivar Jenner

Gelandang bertahan lainnya yang bisa menjadi solusi bagi John Herdman ialah Ivar Jenner. Namun, pemain berusia 22 tahun tersebut harus bekerja lebih keras untuk mencapai performa terbaiknya jika ingin jadi pilihan utama.

Bisa dibilang, Ivar merupakan salah satu sosok gelandang serbabisa di Timnas Indonesia. Pemain berusia 22 tahun tersebut bisa menjalankan sejumlah peran berbeda, baik itu gelandang bertahan maupun gelandang tengah.

Dia bahkan bisa didorong lebih ke depan di depan dua holding midfielder. Ketika menghadapi FIFA Series 2026, Ivar juga selalu dimainkan Herdman, meskipun baru turun sebagai pengganti pada babak kedua.

Yang menarik, Ivar mendapatkan tugas menjadi gelandang bertahan menggantikan Joey Pelupessy yang ditarik keluar menjelang akhir babak kedua.

Marc Klok

Nama terakhir yang juga patut dipertimbangkan sebagai salah satu opsi gelandang bertahan ialah Marc Klok. Gelandang asal Persib Bandung ini memiliki kapasitas yang cukup mumpuni untuk memainkan peran ini.

Jika dibandingkan nama-nama sebelumnya, Klok memiliki satu keunggulan, yakni produktivitas gol. Dia memang dikenal memiliki kemampuan untuk menjebol gawang lawan dan ini membuatnya cukup spesial.

Hanya saja, Klok belum bisa menembus persaingan di sektor ini pada FIFA Series 2026. Namanya tercoret menjelang detik-detik terakhir, meskipun sempat masuk dalam daftar 41 pemain awal yang dipanggil Herdman.

Read Entire Article
| | | |