Video: Jika Bahlil Tambah Produksi Batu Bara, Devisa Negara Meroket?

3 hours ago 2

Jakarta, CNBC Indonesia- Ketua Indonesian Mining and Energy Forum (IMEF), Singgih Widagdo mengungkapkan sejumlah dampak positif jika pemerintah resmi merevisi Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) sektor mineral dan batu bara (minerba) 2026 dengan menambah kuota produksi batu bara.

Jika produksi batu bara dikerek hingga 670-700 juta ton dari RKAB 2026 sebesar 600 juta ton akan menambah Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) seiring dengan naiknya ekspor dan Harga jual batu bara saat ini.

Namun IMEF mengingatkan pentingnya strategi pengelolaan atas relaksasi RKAB Minerba karena terkait dengan kelangsungan penambang. IMEF menilai relaksasi ini ditujukan untuk menambah kuota ekspor dan menambah devisa negara.

Seperti apa IMEF melihat rencana relaksasi RKAB Minerba? Selengkapnya simak dialog Maria Katarina dengan Ketua Indonesian Mining and Energy Forum (IMEF), Singgih Widagdo dalam Closing Bell, CNBC Indonesia (Kamis, 23/07/2026)


Add logo_svg as a preferred
source on Google
Read Entire Article
| | | |