Jakarta, CNBC Indonesia- Investment Director Sucor Asset Management, Dimas Yusuf menyebutkan tren pelemahan nilai tukar Rupiah di tengah eskalasi perang Timur Tengah tidak lepas dari meningkatnya capital outflow asing utamanya dari pasar obligasi.
Saat ini pelaku pasar masih mencermati perkembangan global termasuk kondisi domestik meski saat ini valuasi pasar keuangan RI sudah sangat menarik.
Seperti apa strategi pengelolaan investasi MI hadapi gejolak perang? Selengkapnya simak dialog Syarifah Rahma dengan Investment Director Sucor Asset Management, Dimas Yusuf dalam Power Lunch, CNBC Indonesia (Senin, 30/03/2026)
Add
source on Google
































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5325898/original/063636000_1756043082-mu.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/792768/original/038925300_1420803645-000_DV1560744.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5310711/original/006695700_1754754744-1000625439.jpg)








:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5416895/original/041798400_1763475083-20251118BL_Timnas_Indonesia_Vs_Mali-1.JPG)

