Jakarta, CNBC Indonesia- Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan pengelolaan fiskal yang kuat diharapkan mampu mengurangi angka pengangguran dan kemiskinan pada 2027. Tahun ini, angka kemiskinan ditargetkan 6% hingga 6,5% lebih rendah, dibandingkan target di 2026 sebesar 6,5%-7,5%.
Selengkapnya dalam program Power Lunch CNBC Indonesia (Rabu, 20/05/2026) berikut ini.
Add
source on Google

































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4326913/original/079333100_1676563078-20231602IQ_Kongres_PSSI_39.jpg)





:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4780552/original/013117000_1711071915-20240321BL_Kualifikasi_Piala_Dunia_2026_Timnas_Indonesia_Vs_Vietnam_Stok_49.JPG)










