Jakarta, CNBC Indonesia- Pemerintah memproyeksikan tarif final yang akan dikenakan Amerika Serikat terhadap produk Indonesia yaitu sebesar 18%. Angka tersebut merupakan target dalam akhir proses investigasi dagang section 301 yang dilakukan AS.
Selengkapnya dalam program Power Lunch CNBC Indonesia (Senin, 08/06/2026) berikut ini.
Add
source on Google





























:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4780552/original/013117000_1711071915-20240321BL_Kualifikasi_Piala_Dunia_2026_Timnas_Indonesia_Vs_Vietnam_Stok_49.JPG)













:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5506324/original/047698600_1771428617-1000366559.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522153/original/020711000_1772719961-Belum_waktunya_menyerah__penggawa______________DUBFC__BantenWarriors__BuiltForGlory__1_.jpg)
