11 Makanan Pembawa Hoki dari Berbagai Negara

5 hours ago 3
Daftar Isi

Jakarta, CNBC Indonesia - Makanan senantiasa memiliki makna yang jauh lebih mendalam daripada sekadar sumber nutrisi harian. Di berbagai belahan dunia dan ragam kebudayaan, hidangan tertentu diyakini menyimpan kekuatan simbolis untuk mendatangkan kemakmuran, kebahagiaan, kesehatan, hingga keberuntungan.

Tak heran jika sajian-sajikan ini menjadi bagian tak terpisahkan dari perayaan festival, pesta pernikahan, hingga momen sakral pergantian Tahun Baru.

Ada makanan yang disajikan karena bentuknya menyerupai koin kekayaan, sementara yang lain dipilih karena pelafalan namanya terdengar mirip dengan kata yang bermakna keberuntungan atau kesuksesan. Baik berakar pada cerita rakyat, tradisi keagamaan, maupun adat istiadat lintas abad, tradisi kuliner ini terus dilestarikan dan mengingatkan kita bahwa setiap hidangan menyajikan kisah kebudayaan yang bernilai tinggi.

Berikut adalah 11 makanan dari berbagai penjuru dunia yang secara luas dianggap sebagai simbol keberuntungan melansir Times of India:

1. Anggur (Spanyol)

Saat jam menunjukkan tengah malam pada malam Tahun Baru, jutaan warga Spanyol bergegas menyantap 12 buah anggur, tepat satu butir untuk setiap dentang jam. Tradisi yang dikenal sebagai Las Doce Uvas de la Suerte (Dua Belas Anggur Keberuntungan) ini dipercaya membawa keberuntungan dan kemakmuran bagi setiap bulan di tahun yang akan datang. Melewatkan satu butir anggur dipercaya dapat membuat seseorang kehilangan keberuntungan di bulan tersebut.

2. Lentil (Italia)

Di Italia, lentil menjadi hidangan utama dalam jamuan makan malam Tahun Baru karena bentuknya yang kecil dan bulat menyerupai koin Romawi kuno. Biasanya disajikan bersama sosis cotechino atau zampone, lentil melambangkan kekayaan, kelimpahan, serta kemakmuran finansial di tahun mendatang.

3. Mi Panjang (China)

Dalam budaya China, mi panjang melambangkan umur panjang serta kehidupan yang sehat dan awet. Hidangan ini lazim disajikan saat perayaan ulang tahun, Tahun Baru Imlek, dan berbagai peristiwa penting lainnya. Terdapat aturan penting saat memasak maupun menyantapnya: mi tidak boleh dipotong, karena memutus mi dipercaya dapat memperpendek keberuntungan seseorang.

4. Kacang Black-Eyed Pea (Amerika Serikat)

Di wilayah selatan Amerika Serikat, khususnya pada Hari Tahun Baru, kacang black-eyed pea dianggap sebagai simbol kemakmuran. Tradisi ini-yang sering dikaitkan dengan hidangan Hoppin' John-memadukan kacang tersebut dengan nasi dan sayuran hijau, yang melambangkan kekayaan, koin, serta uang kertas untuk tahun yang akan datang.

5. Buah Delima (Yunani)

Pada Hari Tahun Baru, banyak keluarga di Yunani memecahkan buah delima yang sudah matang di ambang pintu rumah. Biji-biji buah yang berwarna merah cerah dan berjumlah banyak ini telah lama melambangkan kesuburan, keberuntungan, dan pembaruan. Semakin banyak biji yang tersebar, semakin besar pula kemakmuran dan berkah yang diharapkan bagi keluarga tersebut.

6. Ikan (Jepang)

Ikan, khususnya ikan sea bream, dianggap membawa keberuntungan di Jepang karena namanya merupakan bagian dari kata medetai, yang berarti penuh sukacita atau membawa keberuntungan. Ikan ini lazim disajikan dalam perayaan, pesta pernikahan, dan jamuan Tahun Baru sebagai simbol kebahagiaan serta kesuksesan.

7. Dumpling (China)

Dumpling khas China sering kali dibentuk menyerupai batangan emas atau perak kuno. Keluarga berkumpul untuk menyiapkan dan menyantapnya saat Tahun Baru Imlek dengan kepercayaan bahwa hidangan ini akan mendatangkan kekayaan. Sebagian keluarga bahkan menyembunyikan sebuah koin di dalam salah satu dumpling; siapa pun yang beruntung menemukannya diharapkan akan mendapatkan keberuntungan ekstra.

8. Buah-buahan Berbentuk Bulat (Filipina)

Keluarga-keluarga di Filipina sering memajang 12 jenis buah berbentuk bulat pada malam Tahun Baru. Bentuk bundar menyerupai koin melambangkan kekayaan, kelimpahan, dan kesuksesan finansial sepanjang 12 bulan. Anggur, jeruk, apel, dan melon termasuk pilihan yang paling populer.

9. Mochi (Jepang)

Mochi yang lembut dan kenyal memegang peranan penting dalam perayaan Tahun Baru Jepang. Terbuat dari beras ketan yang ditumbuk melalui proses tradisional yang penuh usaha dan kebersamaan, mochi melambangkan umur panjang, kekuatan, dan keutuhan keluarga. Varian dan isian yang beragam menjadikan kudapan tradisional ini tak terpisahkan dari kebudayaan Jepang.

10. Jeruk dan Mandarin (China)

Buah berwarna oranye cerah sangat lekat dengan perayaan Tahun Baru Imlek. Warnanya yang keemasan melambangkan kekayaan, sementara pelafalan kata untuk jeruk mandarin dalam beberapa dialek Tionghoa sangat mirip dengan kata yang bermakna "keberuntungan". Buah ini sering diberikan sebagai hadiah mendoakan kesejahteraan orang-orang terkasih.

11. Cornbread (Amerika Serikat)

Cornbread (roti jagung) berwarna keemasan telah menjadi salah satu hidangan pembawa keberuntungan saat Tahun Baru di wilayah Amerika bagian selatan. Warnanya yang kuning pekat menyerupai emas, menjadikannya simbol kekayaan dan kelimpahan. Hidangan ini sering disajikan bersama kacang black-eyed pea dan sayuran hijau collard greens untuk melengkapi santapan yang dipercaya dapat mendatangkan kemakmuran.

(hsy/hsy) [Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
| | | |