Jakarta, CNBC Indonesia - Elon Musk menduduki puncak daftar Forbes sebagai orang terkaya di dunia, dengan kekayaan bersih lebih dari dua kali lipat milik pendiri Alphabet, Larry Page, yang berada di posisi kedua.
Dengan total harta yang ia miliki senilai US$ 722 miliar, atau setara Rp 12.203,28 triliun (kurs Rp 16.902/US$), Forbes mencatat, pemilik perusahaan Tesla hingga SpaceX ini bisa membeli berbagai barang yang bahkan tak terpikirkan oleh manusia.
"Dengan angka sebesar ini, membeli beberapa kapal pesiar, pulau pribadi, atau bahkan tim olahraga profesional tidak lagi memberikan konteks yang berarti. Sudah saatnya berpikir jauh lebih besar," demikian laporan Forbes, Jumat (16/1/2026).
Namun, Forbes memperingatkan, kekayaan Musk bukanlah uang tunai likuid, sebagian besar terkait dengan kepemilikan saham di Tesla dan SpaceX. Karena itu, valuasi kekayaannya fluktuatif, bergantung pada pasar saham, dan dapat menurun drastis jika terjadi keruntuhan pasar keuangan.
Meski begitu, dengan catatan harta kekaayan yang dimilikinya saat ini, setidaknya ia bisa membeli 6 hal yang tak terduga, berikut ini ulasannya:
1. Membeli Seluruh Wilayah Amerika
Dari sektor properti, berdasarkan perkiraan nilai terkini, kekayaan bersih Musk dapat membeli setiap properti hunian di negara bagian AS. Tak terkecuali San Diego County, yang dianggap sebagai salah satu pasar perumahan paling diminati di AS.
Jika ide itu diperluas lebih jauh, secara teoritis Musk juga dapat membeli setiap rumah di negara bagian Hawaii -seluruh 572.781 rumah tangga-berdasarkan penilaian rata-rata Zillow.
Atau yang lebih mencengangkan: US$ 716 miliar cukup untuk membeli setiap properti hunian di seluruh negara bagian Maryland - pinggiran kota, kota, garis pantai, dan semuanya.
2. Bayarin Seluruh Kendaraan Warga AS
Pada 2025, warga Amerika membeli puluhan juta kendaraan baru. Secara kolektif, harga jualnya masih kurang dari kekayaan bersih Musk.
Meskipun pilihan ini akan menjadi investasi yang buruk bagi Musk. Mobil mengalami penyusutan nilai begitu keluar dari dealer-tetapi pada kenyataannya, secara teoritis satu orang dapat membeli setiap mobil baru yang dijual di AS.
3. Bisa Beli Universitas Ivy League
Total harta kekayaan Musk saat ini juga tercatat bisa membeli seluruh universitas ternama di Amerika Serikat, yang kerap dikenal sebagai Ivy League.
Total kekayaan kolektif seluruh universitas itu, mulai dari Harvard, Yale, Princeton, Columbia, Brown, Dartmouth, Cornell, dan Penn berjumlah sekitar $200 miliar.
4. Hampir Bisa Beli Swiss
Meskipun secara teknis seseorang tidak dapat membeli negara berdaulat, perbandingan tetaplah menarik.
PDB tahunan Swiss mencapai hampir US$ 900 miliar. Kekayaan Musk secara mengejutkan hampir setara dengan output tahunan salah satu ekonomi terkaya dan paling stabil di dunia itu.
5. Exxon, Chevron dan ConocoPhillips Masih Terjangkau
ExxonMobil, Chevron, dan ConocoPhillips, tiga perusahaan minyak terbesar Amerika, secara teoritis masih berada dalam jangkauan daya beli Musk .
Ironisnya: tokoh penggerak kendaraan listrik paling terkemuka di dunia ini, di atas kertas, dapat membeli pilar-pilar ekonomi kendaraan bermesin pembakaran internal secara langsung. Ini akan menjadi perubahan ideologis yang dramatis-atau lindung nilai pamungkas.
6. Bisa Beli NBA, MLB dan NFL Sekaligus
Total liga profesional ternama di AS senilai US$ 433,57 miliar, yang terdiri dari MLB: $73,66 miliar, NBA: $135,50 miliar, NFL: $181,95 miliar, dan NHL: $42,46 miliar, dengan cara memperhitungkan valuasi tim di masing-masing liga cabang olahraga yang berbeda itu.
Maka, Musk bisa membeli setiap tim di keempat liga olahraga utama Amerika Serikat itu dan masih memiliki sisa sekitar US$ 280 miliar (cukup sambil membeli Ivy League!).
Kesimpulan
Forbes menganggap, Elon Musk telah melampaui setiap tonggak kekayaan modern: US$ 300 miliar, US$ 400 miliar, US$ 500 miliar, US$ 600 miliar, dan sekarang ia telah melampaui US$ 700 miliar.
Tidak ada individu dalam sejarah modern yang telah mengumpulkan kekayaan nominal yang sebanding begitu cepat, begitu terbuka, atau begitu terlihat.
Pertanyaannya bukanlah apakah Musk akan-atau bahkan mampu-membeli barang-barang ini. Kemungkinan besar dia tidak akan melakukannya.
Tetapi ketika kekayaan bersih seseorang dapat dibandingkan secara bermakna dengan negara, industri, institusi, dan bangsa, kita tidak lagi hanya berbicara tentang kesuksesan pribadi. Kita berbicara tentang era baru skala ekonomi, dan jika berlanjut, jenis kekayaan ini pada akhirnya akan memiliki peran yang lebih besar dalam membentuk kebijakan pemerintah, tenaga kerja, dan kekuasaan.
(hsy/hsy)
[Gambas:Video CNBC]































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5339674/original/047240900_1757081733-20250904AA_Timnas_Indonesia_vs_China_Taipei-08.JPG)








:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5165907/original/040062200_1742202626-3.jpg)

:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5342106/original/027230600_1757384899-Timnas_Indonesia_vs_Lebanon_-20.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5335986/original/018612600_1756812018-Sudi_Abdallah__1_.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5012276/original/055492600_1732021216-20241119AA_Indonesia_Vs_Arab_Saudi-15_2.JPG)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5392922/original/058076400_1761535740-ATK_Bolanet_BRI_Super_League_2025_26_Persib_vs_Persis_Solo.jpg)