Jakarta, CNBC Indonesia - Rektor Universitas Lampung Lusmeilia Afriani menyoroti gap antara literasi dan inklusi keuangan nasional. Artinya meski akses keuangan tinggi, belum semuanya memahami biaya, manfaat, hak, kewajiban hingga risikonya. Berdasarkan hasil survei nasional, inklusi keuangan di tanah air telah mencapai 93,61%, namun untuk literasi baru di level 69.57%, sehingga ada jarak 24 poin.
"Akses (keuangan) berada di telepon genggam kita. Pertanyaannya apakah kita cukup cakap mengambil keputusan dalam mengambil keputusan saat menggunakannya," ujar Lusmeilia, saat Lampung Financial Festival, Sabtu (5/9/2026).
"Saya lalu bertanya pada semua yang hadir, pernahkah kita menerima tawaran investasi dengan imbal hasil tinggi? Diskon paylater yang menguntungkan? Pesan minta transfer segera yang tidak sempat diperiksa? Kalau pernah, itulah mengapa literasi keuangan sangat penting," sambungnya.
Dia menegaskan peningkatan liberasi keuangan sangat mendesak. Berdasarkan data Indonesia Anti-Scam Centre, ada 636 ribu laporan transaksi keuangan yang mencurigakan dan berhasil memblokir Rp 723 miliar dana korban hingga 30 Juli.
"Di balik itu, ada keluarga yg kehilangan tabungan, pelaku usaha kehilangan modal. Saya harap generasi muda tidak seperti ini," tegas Lusmeilia.
Menurutnya ada tiga langkah penting yang bisa dikerjakan bersama, pertama menghadirkan pembelajaran berbasis keputusan nyata, yaitu menyusun anggaran, menghitung biaya utang, mengenal investasi legal, memahami perlindungan dan memiliki kemampuan digital.
Kedua, membangun jalur perlindungan yang mudah dijangkau, terutama ketika mengalami dugaan penipuan. Dia menilai harus ada tempat bertanya dan saluran melapor dugaan penipuan keuangan.
Ketiga, membawa riset keluar dari kampus. Perguruan tinggi dapat mendampingi sekolah, UMKM, desa, petani, komunitas, agar akses pembiayaan digunakan secara sehat dan produktif.
"Kampus tidak kerja sendiri, OJK, Pemda, LPS, BI, perbankan, media, memiliki peran berbeda, namun tujuan sama, yaitu masyarakat yang cakap terlindungi, dan mampu bertumbuh," ungkapnya.
(rah/rah)
[Gambas:Video CNBC]


































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9336164/original/038669600_1788142068-WhatsApp_Image_2026-08-30_at_22.34.27.jpeg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5588928/original/089544700_1778143903-1000412385.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5669124/original/011292600_1778417837-Nonton_bersama_Persija_vs_Persib_di_Se_Indonesia_sambil_menikmati_se_i_sapi.jpeg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9334366/original/000168800_1787837074-1000131582.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5405356/original/074050200_1762458033-1000096973.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5418556/original/081909100_1763622046-bojan.jpg)


