Ada Fenomena Pembeli Minyak Goreng Satu-Satu "Hilang" Saat Harga Naik

5 hours ago 1

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga minyak goreng kemasan premium maupun curah terpantau masih terus bergerak naik. Di tengah kondisi ini, pedagang mengaku pembeli berkurang.

Mengacu Sistem Pemantauan Pasar Kebutuhan Pokok (SP2KP) Kementerian Perdagangan (Kemendag) harga minyak goreng kemasan premium pada hari Jumat (8/5/202) tercatat di Rp22.030 per liter. Angka ini naik 4,09% dibandingkan harga pada hari Jumat (8/1/2026) yang tercatat di Rp21.164 per liter. Dan sudah melonjak 5,67% dibanding setahun lalu atau Kamis (8/5/2025) yang ada di Rp20.847 per liter.

Sementara harga minyak goreng curah pada hari Jumat (8/5/2025) tercatat di Rp19.541 per liter. Angka ini naik 9,12% dibanding harga pada hari Kamis (8/1/2026) yang masih di Rp17.908 per liter. Dan, naik 9,34% dibanding setahun lalu, Kamis (8/5/2025), yang tercatat di Rp17.871 per liter.

Sementara, dari pantauan CNBC Indonesia di Pasar Senen, Jakarta Pusat hari ini, Senin (11/5/2026), harga minyak goreng kemasan premium ukuran 2 liter berkisar Rp40.000 hingga Rp45.000. Untuk ukuran 1 liter dibanderol Rp23.000-Rp24.000.

Sementara, harga minyak goreng curah dipatok Rp23.000 per kg.

Pedagang mengungkapkan harga minyak goreng yang tak kunjung turun salah satunya disebabkan oleh harga plastik yang masih tinggi. Akibatnya, minyak goreng kemasan dan curah yang menggunakan kemasan plastik pun terdampak.

Roni, salah satu pedagang di Pasar Senen mengungkapkan harga minyak goreng premium masih bertahan tinggi dalam beberapa waktu terakhir.

"Masih tinggi, belum turun-turun, sudah hampir sebulan mungkin, bertahan di harga tinggi," kata Roni saat ditemui CNBC Indonesia, Senin (11/5/2026).

"Sepertinya karena harga plastik yang masih mahal ya, jadi mempengaruhi harga minyak goreng, soalnya ini belum turun-turun harganya," lanjut Roni.

Meski masih mahal, pasokan minyak goreng premium masih cukup banyak. Tetapi sayangnya, pembeli yang datang makin berkurang.

"Kalau pasokan sih aman ya. Cuma makin ke sini, makin enggak ada yang beli, karena mungkin harganya semua naik, yang dulu bisanya di bawah Rp20.000, sekarang sudah sentuh Rp20.000, bahkan sudah di atasnya," terang Roni.

Senada dengan Roni, Bagus, pedagang lainnya juga resah karena harga minyak goreng tak kunjung turun.

Meski pasokan masih aman, tetapi masyarakat yang membeli semakin sedikit, membuat penjualan dari minyak goreng makin tergerus.

"Pasokan sih masih aman ya buat minyak goreng premium, ya enggak ada kelangkaan, cuma yang beli hampir enggak ada, ya bagaimana kita mau jual, kalau yang beli enggak ada," kata Bagus.

Karena hal tersebut, Ia hanya menjual minyak goreng bermerek Sania ukuran 2 liter yang harganya mencapai Rp43.000.

"Ya jadinya saya cuma jual yang merek Sania, ini 2 liter Rp43.000. Sebenarnya ada merek lain, tapi enggak saya pajang, harganya sama sih," jelasnya.

Sementara itu Minah, pedagang lainnya mengaku harga minyak goreng yang masih tinggi membuat pembeli berkurang. Bahkan, minyak goreng curah di tokonya juga masih tinggi harganya, yakni mencapai Rp23.000 untuk 1 kg. Padahal, harga awalnya mencapai Rp18.000 - Rp19.000 untuk 1 kg.

"Minyak goreng curah masih di Rp23.000 untuk 1 kg ya, karena harga plastik masih tinggi, jadi harga minyak goreng curah juga belum turun," kata Minah.

Ia menambahkan, banyak masyarakat yang bingung karena kini untuk membeli minyak goreng murah sudah sulit.

"Biasanya kalau minyak goreng kemasan lagi mahal, pada beralih ke minyak goreng curah kan, lah ini aja minyak goreng curah juga sudah mahal, pembeli makin kebingungan," ujarnya.

Berikut harga minyak goreng di Pasar Senen hari ini, Senin (11/5/2026):

1. Sunco 2 liter:Rp46.000
2. Tropical 2 liter: Rp45.000
3. Tropical 1 liter: Rp24.000
4. Sania 2 liter: Rp43.000
5. Bimoli 2 liter: Rp43.000
6. Kunci Mas 2 liter: Rp43.000
7. Fitri 800 ml: Rp20.000
8. Minyak goreng curah 1 kg: Rp23.000.

Penjualan minyak goreng kemasan  di Pasar Senen, Jakarta Pusat pada Senin (11/5/2026), (CNBC Indonesia/Chandra Dwi Pranata)Foto: Penjualan minyak goreng kemasan di Pasar Senen, Jakarta Pusat pada Senin (11/5/2026), (CNBC Indonesia/Chandra Dwi Pranata)

(dce/dce)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
| | | |