Aparat Siaga Jelang Eksekusi Hotel Sultan, Muncul Massa Simpatisan Ini

2 hours ago 3

Jakarta, CNBC Indonesia - Aparat keamanan mulai bersiaga di kawasan Hotel Sultan, Jakarta Pusat, pada Rabu (18/6/2026), bertepatan dengan rencana pelaksanaan eksekusi pengosongan lahan yang menjadi sengketa antara pemerintah dan PT Indobuildco.

Pantauan di lokasi sejak pagi menunjukkan personel kepolisian dan TNI telah ditempatkan di sejumlah titik strategis di sekitar kawasan Senayan. Polisi terlihat berjaga di pos polisi dekat Pintu 8 Gelora Bung Karno (GBK), sementara personel TNI disiagakan di area Parkir Timur Senayan yang berada tidak jauh dari kompleks Hotel Sultan.

Jumlah aparat yang berada di sekitar lokasi terpantau mencapai ribuan personel. Kehadiran mereka diperkuat dengan puluhan truk dan kendaraan taktis milik Kepolisian dan Brimob serta TNI yang telah terparkir dan bersiaga di sekitar kawasan sejak pagi hari. 

Aparat keamanan mulai bersiaga di kawasan Hotel Sultan, Jakarta Pusat, pada Rabu (18/6/2026), bertepatan dengan rencana pelaksanaan eksekusi pengosongan lahan yang menjadi sengketa antara pemerintah dan PT Indobuildco. (CNBC Indonesia/Ferry Sandi)Aparat keamanan mulai bersiaga di kawasan Hotel Sultan, Jakarta Pusat, pada Rabu (18/6/2026), bertepatan dengan rencana pelaksanaan eksekusi pengosongan lahan yang menjadi sengketa antara pemerintah dan PT Indobuildco. (CNBC Indonesia/Ferry Sandi) Foto: Aparat keamanan mulai bersiaga di kawasan Hotel Sultan, Jakarta Pusat, pada Rabu (18/6/2026), bertepatan dengan rencana pelaksanaan eksekusi pengosongan lahan yang menjadi sengketa antara pemerintah dan PT Indobuildco. (CNBC Indonesia/Ferry Sandi)

Selain aparat keamanan, ratusan massa simpatisan juga terlihat berkumpul di sekitar kawasan Hotel Sultan. Mereka menolak eksekusi ini. Mereka berorasi keras menentang pengosongan Hotel Sultan dengan membawa spanduk seperti TOLAK PERAMPASAN HOTEL SULTAN MILIK PRIBUMI serta PRIBUMI BERSATU TOLAK EKSEKUSI HOTEL SULTAN.

Pengamanan di kawasan Senayan juga diikuti dengan pembatasan akses masuk. Sejumlah pintu menuju area GBK ditutup untuk umum guna mengendalikan mobilitas di sekitar lokasi.

Pintu 4, Pintu 5, serta beberapa akses lainnya tidak dapat dilalui. Sementara itu, akses melalui Pintu 10 yang berada di depan kantor TVRI masih dibuka secara terbatas dengan hanya menyisakan satu jalur keluar-masuk kendaraan.

Pembatasan tersebut membuat arus lalu lintas di sekitar kawasan menjadi lebih terbatas pada sejumlah titik yang masih dapat diakses. Petugas keamanan tampak mengarahkan kendaraan yang hendak melintas di sekitar area Senayan.

(fys/wur)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
| | | |