Asing Gaspol Borong Saham RI, Bank Jumbo Jadi Incaran

4 hours ago 1

Jakarta, CNBC Indonesia — Investor asing kembali menunjukkan selera belanja di pasar saham Indonesia. Pada perdagangan Selasa (1/9/2026), asing mencatatkan pembelian bersih atau net buy jumbo hingga Rp2,03 triliun, dengan saham perbankan menjadi sasaran utama.

Berdasarkan data perdagangan, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) menjadi saham yang paling banyak diborong investor asing dengan net buy mencapai Rp841 miliar.

Nilai pembelian asing di BBRI mencapai Rp1,15 triliun, sementara penjualan tercatat Rp305,9 miliar.

Di posisi berikutnya terdapat PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dengan net buy Rp435,4 miliar. Asing tercatat melakukan pembelian Rp646,8 miliar dan penjualan Rp211,5 miliar di saham BBCA.

Sementara itu, PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) juga menjadi incaran dengan net buy Rp183,2 miliar. Disusul PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO) sebesar Rp179,5 miliar.

Saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) masing-masing mencatat net buy asing Rp172,3 miliar.

Berikut saham yang paling banyak diborong asing pada perdagangan Selasa:

  1. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) - Rp841 miliar
  2. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) - Rp435,4 miliar
  3. PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) - Rp183,2 miliar
  4. PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO) - Rp179,5 miliar
  5. PT Bumi Resources Tbk (BUMI) - Rp172,3 miliar
  6. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) - Rp172,3 miliar
  7. PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) - Rp132,2 miliar
  8. PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) - Rp131,1 miliar
  9. PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) - Rp74,3 miliar
  10. PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA) - Rp68,2 miliar

Derasnya aksi beli asing tersebut terjadi bersamaan dengan penguatan signifikan IHSG. Indeks ditutup melesat 1,14% atau 74,46 poin ke level 6.599,94.

Saham perbankan menjadi motor utama penguatan indeks. BBRI memberikan kontribusi terbesar sebesar 13,98 poin terhadap IHSG, diikuti BBCA sebesar 9,39 poin dan BMRI sebesar 7,82 poin.

Dengan demikian, tiga saham bank jumbo tersebut secara kumulatif menyumbang sekitar 31,19 poin terhadap kenaikan IHSG.

Penguatan juga tercermin dari harga sahamnya. BBRI ditutup naik 4% ke Rp3.380, BBCA menguat ke Rp6.600, sedangkan BMRI berakhir di Rp4.320.

(mkh/mkh) [Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
| | | |