Asing Net Sell Rp 246,6 Miliar di Sesi I, Saham Ini Banyak Dibuang

2 hours ago 1

Jakarta, CNBC Indonesia — Perdagangan pasar saham pada akhir sesi I akhir pekan ini masih menunjukkan tekanan jual bersih investor asing. Berdasarkan data transaksi di seluruh pasar, beli bersih asing tercatat sebesar Rp3 triliun, sementara nilai jual mencapai Rp3,2 triliun, sehingga terjadi net sell Rp246,6 miliar.

Pada perdagangan 20 Februari 2026, meski secara total mencatatkan jual bersih, sejumlah saham masih menjadi target akumulasi investor asing dengan nilai pembelian yang cukup besar.

Saham dengan pembelian asing terbesar ditempati oleh PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dengan volume transaksi 48,5 juta saham dan nilai pembelian mencapai Rp185,2 miliar.

Di posisi kedua terdapat PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) yang dibeli sebanyak 49,0 juta saham senilai Rp83,5 miliar. Selanjutnya PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) sebanyak 14,2 juta saham dengan Rp72,6 miliar, PT United Tractors Tbk (UNTR) sebanyak 953,2 ribu saham dengan Rp29,4 miliar.

Selain itu, ada PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) sebanyak 10,8 juta saham dengan Rp20,8 miliar, PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) sebanyak 11,2 juta saham dengan Rp19,4 miliar, PT Global Mediacom Tbk (FILM) sebanyak 2,1 juta saham dengan Rp16,1 miliar, PT XL Axiata Tbk (EXCL) dengan 4,8 juta saham senilai Rp14,6 miliar, PT Petrosea Tbk (PTRO) sebanyak 1,4 juta saham dengan Rp9,8 miliar, dan PT Astra International Tbk (ASII) dengan 1,3 juta saham senilI Rp8,8 miliar.

Sementara saham yang paling banyak dilepas asing adalah PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM) dengan volume 29,1 juta saham dan nilai jual Rp122,9 miliar. Posisi berikutnya ditempati oleh Bank Central Asia (BBCA) yang dilepas 15,1 juta saham senilai Rp108,4 miliar.

Lalu, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) sebanyak 352,4 juta saham senilai Rp103,6 miliar, PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) sebanyak 62,8 juta saham denham Rp54,4 miliar, PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR) sebanyak 15,8 juta saham senilai Rp31,9 miliar.

Disusul oleh PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) sebanyak 16,1 juta saham dengan Rp28,4 miliar, PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) sebanyak 23,8 juta saham dengan Rp25,0 miliar, PT Emas Antam Indonesia Tbk (EMAS) sebanyak 2,7 juta saham dengan Rp21,4 miliar, PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) sebanyak 14,4 juta saham dengan Rp20,1 miliar, dan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) sebanyak 5,8 juta saham senilai Rp20,0 miliar.

(mkh/mkh)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
| | | |