Bank dan Komoditas Kena Hantam, Asing Net Sell Rp686 Miliar

4 hours ago 1

Jakarta, CNBC Indonesia — Aksi jual bersih (net sell) investor asing masih berlanjut di pasar saham domestik pada perdagangan Senin (30/3/2026). Berdasarkan data transaksi, asing mencatatkan net sell sebesar Rp686,1 miliar di seluruh pasar.

Tekanan jual asing terlihat signifikan pada saham-saham berkapitalisasi besar (big caps), khususnya sektor perbankan pelat merah (BUMN) dan sejumlah saham berbasis komoditas.

Arus keluar dana asing yang masih konsisten menandakan sentimen global cenderung wait and see terhadap pasar domestik. Tekanan di saham-saham unggulan, terutama perbankan BUMN, berpotensi menjadi penahan laju indeks dalam jangka pendek.

Bank Rakyat Indonesia (BBRI), Bank Central Asia (BBCA), dan Bank Mandiri (BMRI) masuk jajaran teratas net sell. Lalu ada pula saham komoditas seperti Darma Henwa (DEWA), Petrindo Jaya Kreasi (CUAN), dan Energi Mega Persada (ENRG). 

Selengkapnya, berikut 10 saham dengan net foreign sell terbesar kemarin:

  1. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) - Rp461,4 miliar
  2. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) - Rp242,1 miliar
  3. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) - Rp241 miliar
  4. PT Darma Henwa Tbk (DEWA) - Rp128,2 miliar
  5. PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) - Rp75,1 miliar
  6. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) - Rp64,8 miliar
  7. Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS) - Rp63 miliar
  8. PT Petrosea Tbk (PTRO) - Rp51,2 miliar
  9. PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) - Rp38,8 miliar
  10. PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) - Rp30,4 miliar

Sementara itu Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengikis koreksi pada akhir perdagangan.

Setelah sempat ambruk nyaris 2% pada awal perdagangan, IHSG menutup sesi 2 dengan penurunan 0,05% atau -3,25 poin ke level 7.093,81.

Sebanyak 467 saham turun, 258 naik, dan 233 tidak bergerak. Nilai transaksi hanya Rp 9,89 triliun, melibatkan 15,89 miliar saham dalam 1,19 juta kali transaksi

Mengutip Refinitiv, Bank Central Asia (BBCA) yang membuat IHSG gagal parkir di zona hijau. Sejak awal hingga akhir perdagangan, saham BBCA membebani IHSG dengan bobot lebih dari 20 poin.

Sementara itu, sejumlah saham konglomerat mencoba mengangkat IHSG. Dian Swastatika Sentosa (DSSA) yang naik 6,62% menyumbang 16,28 indeks poin. Selain itu emiten milik Toto Sugiri berkontribusi 9,42 indeks poin dan emiten milik Bakrie, Bumi Resources Minerals (BRMS) berkontribusi 7,47 poin.

Kinerja IHSG hari ini bisa dibilang cukup baik bila dibandingkan dengan bursa di kawasan Asia. Nikkei di Jepang turun 2,79%, Kospi di Korea -2,97%, dan Hang Seng di Hong Kong -0,81%.

(mkh/mkh)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
| | | |