BRI Super League: Ondrej Rudzan Ungkap Tantangan Debut Bersama PSIM

10 hours ago 3

Bola.com, Yogyakarta - Ondrej Rudzan menjalani debut bersama PSIM Yogyakarta pada pekan pertama BRI Super League 2026/2027. Bek asal Republik Ceko itu tampil saat Laskar Mataram menghadapi Persita Tangerang.

Pertandingan berlangsung di Stadion Sultan Agung (SSA), Bantul, Yogyakarta, Sabtu (5/9/2026). PSIM harus puas berbagi poin setelah duel berakhir dengan skor 1-1.

"Terima kasih kepada para pendukung kami karena mereka telah menciptakan atmosfer yang luar biasa bagi kami dan mohon maaf belum bisa meraih kemenangan," ujar Rudzan pada Jumat (11/9/2026).

Pemain berusia 28 tahun itu menilai PSIM masih memiliki sejumlah kekurangan yang harus segera dibenahi. Salah satunya adalah terlalu mudah kehilangan bola.

"Kami harus tampil lebih baik dalam kombinasi permainan, lebih sering mengubah ritme, serta meningkatkan performa di area penyerangan maupun pertahanan," lanjutnya.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Siap Berbenah

Rudzan berkomitmen memperbaiki kekurangan tersebut. PSIM sudah ditunggu lawan berat pada laga berikutnya, yakni Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Minggu (13/9/2026).

"Oleh karena itu kami harus membenahinya karena pertandingan berikutnya akan serupa dan kami tidak ingin kalah," kata Rudzan.

Selain evaluasi permainan, ia juga harus beradaptasi dengan cuaca tropis di Indonesia. Kondisi panas saat pertandingan sore jadi tantangan tersendiri baginya.

"Mengenai cuaca, memang tidak mudah tetapi kondisinya sama bagi semua pemain," tutur mantan bek Timnas Republik Ceko U-18 tersebut.

Terbantu Gaya Bermain

Rudzan merasa gaya bermainnya cukup membantu proses adaptasi dengan cuaca di Kota Gudeg. Sebagai pemain yang terbiasa banyak berlari, ia tidak terlalu mempermasalahkan kondisi tersebut.

"Karena tipe permainan saya banyak berlari, hal ini tidak terlalu menyulitkan bagi saya meskipun terik matahari tetap menjadi tantangan," ucap eks pemain Komarno itu.

Menurut Rudzan, kondisi akan lebih nyaman ketika PSIM melakoni pertandingan pada malam hari. Laskar Mataram dijadwalkan bersua Persebaya pada pukul 19.00 WIB.

"Tapi suhunya cukup baik dan jika matahari sudah terbenam kondisinya akan sangat sempurna untuk pertandingan. Jadwal berikutnya kami akan bermain pukul 19.00, sehingga cuacanya akan terasa jauh lebih nyaman bagi tim maupun saya pribadi," paparnya.

Read Entire Article
| | | |