Daftar Bunga Deposito Terbaru BRI, Mandiri dan BNI per 24 Agustus 2026

3 hours ago 4

Gelson Kurniawan,  CNBC Indonesia

24 August 2026 08:40

Jakarta, CNBC Indonesia - Memasuki minggu terakhir Agustus 2026, deposito perbankan tetap menjadi salah satu instrumen investasi andalan bagi masyarakat yang mengutamakan keamanan dan kepastian imbal hasil di saat potensi era higher for longer yang semakin nyata.

Kenaikan suku bunga Bank Sentral Eropa, Bank Sentral Jepang, dan beberapa bank sentral lainnya diperkirakan akan meningkatkan tren suku bunga secara keseluruhan di dunia apabila inflasi masih bergerak naik yang hingga saat ini Brent bergerak hampir ke level US$ 100.

Berdasarkan pemantauan terkini melalui website masing-masing bank hingga Senin (24/8/2026), bank-bank Badan Usaha Milik Negara (BUMN) seperti Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Negara Indonesia (BNI), dan Bank Mandiri terpantau masih mempertahankan tingkat suku bunga deposito mereka tanpa adanya perubahan dari periode beberapa waktu terakhir.

Penawaran ini belum berubah sejak adanya keputusan Bank Indonesia yang pada bulan Juni secara agregat menaikkan suku bunga sebesar 100 bps menjadikannya salah satu kenaikan suku bunga ter-esktrem dalam sejarah suku bunga Bank Indonesia.

Sehingga dengan kenaikan suku bunga tersebut, hal ini akan memperketat ruang likuiditas perbankan akibat terus melemahnya nilai Rupiah, dan meningkatnya imbal hasil SBN yang dipicu oleh kenaikan harga minyak global pasca perang Iran-AS yang sempat direncanakan berdamai namun kandas.

Instrumen ini juga tergolong sangat aman dari fluktuasi pasar dan dana nasabah dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dengan tingkat bunga penjaminan yang saat ini berada di level 3,75% naik dari sebelumnya di level 3,50%.

Suku Bunga Deposito Bank Rakyat Indonesia (BRI)

Bank Rakyat Indonesia atau BRI menjadi bank yang mencatatkan perubahan suku bunga deposito dalam pemantauan terbaru. Berdasarkan informasi resmi yang diperbarui pada 4 Agustus 2026, pembagian bunga berdasarkan nominal simpanan tidak lagi dicantumkan.

BRI menetapkan bunga sebesar 3,00% per tahun untuk deposito dengan tenor 1, 3, dan 6 bulan. Sementara itu, penempatan dengan tenor lebih panjang, yaitu 12, 24, dan 36 bulan, memperoleh bunga sebesar 2,50% per tahun.

Dengan demikian, bunga tertinggi deposito rupiah BRI saat ini berada di level 3,00%. Dibandingkan tabel sebelumnya, bunga tenor 1 bulan turun dari 3,25% menjadi 3,00%, sedangkan tenor 3 bulan turun dari 3,50% menjadi 3,00%.

Penurunan juga terjadi pada tenor 12, 24, dan 36 bulan, dari sebelumnya 3,00% menjadi 2,50%. Adapun bunga deposito tenor 6 bulan masih dipertahankan pada level 3,00%.

Suku Bunga Deposito Bank Negara Indonesia (BNI)

BNI masih menawarkan pembukaan deposito rupiah dengan setoran awal sebesar Rp5 juta. Nasabah dapat memilih jangka waktu mulai dari 1, 3, 6, 12, hingga 24 bulan.

Tingkat bunga yang diberikan tidak berbeda berdasarkan besarnya dana yang ditempatkan. Nasabah dengan deposito di bawah Rp100 juta mendapatkan persentase bunga yang sama dengan nasabah pada tier nominal lebih tinggi.

Untuk tenor 1 bulan, BNI memberikan bunga sebesar 2,25% per tahun. Bunganya meningkat menjadi 2,50% untuk tenor 3 bulan.

Penawaran tertinggi BNI terdapat pada tenor 6 bulan, yakni sebesar 2,75% per tahun. Sementara itu, deposito tenor 12 dan 24 bulan sama-sama memperoleh bunga 2,50%.

Suku Bunga Deposito Bank Mandiri

Bank Mandiri menawarkan pembukaan deposito rupiah melalui kantor cabang maupun aplikasi Livin' by Mandiri. Untuk pembukaan melalui Livin', penempatan dapat dimulai dari Rp1 juta.

Bunga deposito reguler yang dibayarkan setiap bulan atau saat jatuh tempo berlaku seragam pada seluruh tier nominal. Artinya, jumlah penempatan tidak memengaruhi persentase bunga yang diterima nasabah.

Bank Mandiri memberikan bunga sebesar 2,25% per tahun untuk deposito tenor 1 dan 3 bulan. Untuk penempatan dengan tenor 6, 12, dan 24 bulan, bunganya meningkat menjadi 2,50% per tahun.

Dengan demikian, bunga deposito rupiah tertinggi Bank Mandiri saat ini berada di level 2,50%, berlaku untuk tenor mulai dari 6 hingga 24 bulan.

Stabilitas Investasi Perbankan ke Depan

Stabilitas penawaran suku bunga deposito oleh jajaran bank Himbara ini dinilai mampu memperkuat daya tarik sektor perbankan domestik dalam menghadapi ketidakpastian kondisi global.

Dengan mengedepankan keamanan dana melalui perlindungan dari LPS serta tingkat imbal hasil yang sudah terukur sejak awal perjanjian, deposito di bank BUMN tetap dapat diandalkan sebagai instrumen pelindung aset.

Para analis memperkirakan bahwa sektor perbankan akan terus menyesuaikan strategi suku bunga mereka dengan mencermati arah pergerakan inflasi dan likuiditas pasar di kuartal kedua tahun 2026, sehingga nasabah tetap memiliki opsi pengelolaan keuangan yang aman untuk kebutuhan jangka pendek hingga menengah.

-

Sanggahan: Artikel ini adalah produk jurnalistik berupa pandangan CNBC Indonesia Research. Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investasi terkait. Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca, sehingga kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.

CNBC INDONESIA RESEARCH

[email protected]

(gls/gls)

Read Entire Article
| | | |