Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan bakal mengirimkan tim ke Amerika Serikat untuk melakukan legal drafting, pada Senin (12/1/2026). Hal ini terkait penyelesaian negosiasi tarif dagang resiprokal.
Airlangga mengatakan bahwa sudah menyelesaikan isu yang menjadi perundingan antar dua negara, dengan melakukan pembicaraan dengan pihak Amerika Serikat.
"Tadi under secretary-nya baru saja ketemu di kantor khususnya negosiator mengenai agriculture, secara keseluruhan isu-isu sudah terselesaikan. Hari Senin tim akan berangkat ke Washington, dijadwalkan untuk legal drafting dalam waktu 5 - 7 hari," kata Airlangga, di Kompleks Istana Kepresidenan, Kamis (8/1/2026).
Setelah legal drafting rampung, maka menurut Airlangga, baru akan melakukan proses penandatanganan yang akan dihadiri langsung Presiden Prabowo Subianto. Seperti diketahui legal drafting ini akan dilakukan mulai 12 - 19 Januari.
Adapun terkait dengan rencana importasi komoditas dari AS, Airlangga menjelaskan hal itu akan dibicarakan kembali setelah penandatanganan tarif dagang resiprokal.
Selain itu, adanya konflik yang terjadi antara Amerika Serikat dan Venezuela juga dipastikan tidak akan mengganggu penyelesaian perjanjian tarif dagang ini.
"Tidak itu kan geopolitik. Berbeda, itu wilayah backyard Amerika dan itu sudah menjadi persoalan sejak nasionalisasi Huga Chavez. Persoalannya panjang hanya saja setahun ke belakang eskalasi terjadi. Tapi tidak berkaitan dengan kepentingan ASEAN, karena ASEAN juga menjadi kepentingan, karena berada di regional Asia Pasifik juga," kata Airlangga.
(dem/dem)
[Gambas:Video CNBC]































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5339674/original/047240900_1757081733-20250904AA_Timnas_Indonesia_vs_China_Taipei-08.JPG)




:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5310777/original/099498800_1754792417-527569707_18517708213000398_2665174359766286643_n.jpg)











