Dokter Beberkan 6 Standar Daycare yang Aman untuk Anak, Jangan Keliru!

11 hours ago 1

"Kalau kita lihat dari apa yang diartikan sebagai TPA itu tempat penitipan anak, dalam hati kami sebagai dokter spesialis anak konsultan tumbuh kembang sepertinya tidak pas," ujar Fitri mengutip CNN Indonesia, Kamis (30/4/2026).

Fitri menjabarkan, ada sejumlah aspek penting yang perlu diperhatikan orang tua dalam memilih daycare. Pertama, keamanan fisik.

Lingkungan daycare, kata ia, harus dirancang untuk meminimalkan risiko cedera, mulai dari instalasi listrik yang aman hingga desain ruang yang ramah anak. Keberadaan CCTV di seluruh area juga menjadi bagian penting untuk transparansi pengawasan.

Selain itu, fasilitas seperti tangga berpagar, sudut perabot yang aman, hingga area bermain dengan lantai empuk menjadi standar minimum yang perlu diperhatikan.

Kedua, kualitas pengasuh dan rasio anak. IDAI menekankan pentingnya kompetensi, kesabaran, serta kemampuan komunikasi pengasuh dalam mendampingi anak usia dini.

"Rasio pengasuh juga menjadi perhatian, yakni 1:3 untuk anak di bawah 2 tahun, 1:5 untuk usia 2-3 tahun, dan 1:7 untuk usia 4-5 tahun," kata ia.

Pengasuh idealnya memiliki sertifikasi PAUD atau latar belakang psikologi anak serta telah melalui pemeriksaan latar belakang.

Ketiga, stimulasi dan rutinitas. Daycare yang baik tidak hanya menjaga anak, tetapi juga memberikan stimulasi perkembangan sesuai usia.

Kegiatan seperti bermain, belajar, makan, hingga tidur siang harus diatur dengan jelas. Penggunaan mainan edukatif juga lebih diutamakan dibandingkan ketergantungan pada gawai, serta adanya komunikasi rutin dengan orang tua menjadi nilai tambah.

Keempat, kesehatan dan gizi. Penyediaan makanan bergizi seimbang menjadi standar dasar yang wajib dipenuhi daycare.

"Anak yang sakit sebaiknya tidak dicampurkan dengan anak sehat, melainkan ditempatkan di ruang terpisah. Pengasuh juga perlu memiliki pengetahuan dasar mengenai kebersihan serta kemampuan menangani kondisi darurat ringan," kata Fitri.

Kelima, legalitas dan administrasi. Izin operasional dari dinas terkait menjadi indikator penting bahwa daycare berada dalam pengawasan resmi. Selain itu, transparansi biaya, kebijakan operasional, serta sistem pengawasan seperti CCTV yang dapat diakses orang tua menjadi bagian dari akuntabilitas layanan.

Fitri menegaskan kembali bahwa daycare harus dipahami sebagai bagian dari sistem pendidikan anak usia dini, bukan sekadar layanan penitipan. Ia juga menekankan, pengasuhan anak harus memenuhi kebutuhan dasar, mulai dari kasih sayang, keamanan, hingga stimulasi perkembangan.

"Daycare itu masuk ke pendidikan anak usia dini," tukasnya.

Artikel selengkapnya >>> Klik di sini

Read Entire Article
| | | |