Dolar AS Mepet Rp 17.400, Mandiri-CIMB Niaga Sudah Jual Segini!

12 hours ago 1

Jakarta, CNBC Indonesia - Sejumlah perbankan di Indonesia sudah menjual dolar di level atas Rp 17.400/US$, seiring dengan terus tertekannya kurs rupiah di pasar spot.

Bank Mandiri misalnya, pagi ini mematok harga jual dolar untuk special rate di level Rp 17.360/US$ sedangkan harga beli Rp 17.330/US$. Adapun untuk transaksi melalui Telegraphic Transfer (TT) Counter harga jualnya sebesar Rp 17.450/US$ sedangkan beli Rp 17.150/US$.

Untuk BCA, penawaran e-Rate untuk harga jual sebesar Rp 17.393/US$ sedangkan beli Rp 17.373/US$. Adapun untuk melalui layanan TT Counter, kurs jual dari sisi bank sebesar Rp 17.530/US$ sedangkan beli Rp 17.230/US$.

Sementara itu, kurs indikatif valuta asing terhadap rupiah di bank CIMB Niaga hari ini sebesar Rp 17.359/US$ untuk neli darisisi bank, sedangkan kurs jual senilai Rp 17.374. Adapun Permata Bank untuk melalui bank notes sebesar Rp 17.465/US$ kurs jual dan beli Rp 17.235/US$.

Maybank per hari ini senilai Rp 17.363/US$ untuk kurs beli, dan jual Rp 17.378 dalam bentuk e-Rate. Sedangkan TT Counter telah di level Rp 17.460/US$ kurs jual, dan beli Rp 17.260/US$.

Sebagaimana diketahui, Nilai tukar rupiah semakin tertekan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan terakhir pekan ini, Kamis (30/4/2026).

Melansir data Refinitiv, per pukul 09.20 WIB, rupiah terpantau melemah 0,55% ke level Rp17.370/US$.

Tekanan terhadap rupiah semakin dalam dibandingkan posisi pembukaan. Sebelumnya, rupiah sudah dibuka melemah 0,38% ke level Rp17.340/US$.

Dengan pelemahan tersebut, rupiah semakin menjauh dari posisi penutupan perdagangan sebelumnya di level Rp17.275/US$. Rupiah juga kian mendekati level psikologis Rp17.400/US$, menandakan tekanan terhadap mata uang Garuda masih berlanjut di tengah kuatnya sentimen dolar AS di pasar global.

(arj/haa)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
| | | |