Erwin Ciputra Serok Rp3,22 Miliar Saham TPIA Lewat 3 Kali Transaksi

2 days ago 8

Jakarta, CNBC Indonesia — Komisaris PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) Erwin Ciputra menyerok 450.000 saham perusahaan melalui tiga transaksi berbeda. 

Pembelian pertama berjumlah 200.000 saham dengan harga Rp7.250 per saham. Kemudian pembelian kedua sebanyak 100.000 saham dilakukan pada harga Rp7.075 per saham. Selanjutnya, pembelian ketiga sebanyak 150.000 saham dilakukan pada harga Rp7.100 per saham.

Dengan demikian total uang yang dibenamkan ke TPIA senilai Rp3,22 miliar.

"Tujuan transaksi investasi dan status kepemilikan langsung," sebagaimana dikutip keterbukaan informasi BEI, Rabu, (26/11/2025).

Ia merinci, transaksi pertama berlangsung pada 19 November 2025, sedangkan dua transaksi berikutnya dilakukan pada 25 November 2025. Dalam keterangannya, Erwin menegaskan bahwa kepemilikan saham tersebut bersifat langsung.

Sebelum transaksi, kepemilikannya tercatat sebanyak 139.408.272 saham atau setara 0,16%. Setelah transaksi, jumlah tersebut meningkat menjadi 139.858.272 saham namun tetap dengan proporsi 0,16%.

Sementara itu, Chandra Asri Pacific mencetak laba bersih setelah pajak sebesar US$ 1,65 miliar hingga kuartal III-2025. Perolehan itu melesat 2.950% dan berbalik dari semula rugi US$58,5 juta pada periode yang sama setahun sebelumnya.

Mengutip keterbukaan informasi, total pendapatan bersih emiten petrokimia milik Prajogo Pangestu itu melonjak lebih dari empat kali lipat menjadi US$5,1 miliar pada sembilan bulan pertama tahun ini.

Bila dirinci, pendapatan terbesar berasal dari kimia sebesar US$2,7 miliar, naik 132,8% secara tahunan atau year on year (yoy). Diikuti dengan lini kilang yang naik 100% yoy menjadi US$2,31 miliar pada kuartal III-2025, dan infrastruktur sebesar US$98,9 miliar.

TPIA juga melaporkan arus kas untuk aktivitas operasi sebesar US$75,3 juta dan telah menggelontorkan belanja modal sebesar US$355,5 juta.

Sementara aset perusahaan hampir tembus US$11 miliar, naik 93,7% sejak akhir tahun 2024. Jumlah liabilitas tercatat sebesar US$6 miliar, naik 120% dari akhir tahun lalu dan jumlah ekuitas sebesar US$5 miliar, naik 69,3% dari akhir tahun lalu.

Adapun sepanjang tahun berjalan, saham TPIA telah mengalami koreksi 4,33% ke level 7.175. Pada pertengahan tahun, TPIA sempat menyentuh level 10.525. Dengan demikian TPIA sudah merosot 46,69% dari harga tertinggi. 

(mkh/mkh)
[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
| | | |