Fenomena Baru Mahasiswa Pilih DO Biar Dilirik Investor

2 hours ago 2

Jakarta, CNBC Indonesia - Tren baru muncul di Silicon Valley. Para pendiri startup yang mencari investor untuk perusahaannya berlomba-lomba memamerkan status mereka yang tidak lulus kuliah atau mahasiswa DO.

Menurut Tech Crunch, dalam acara Y Combinator Demo Days, fenomena pamer dropout tampak sangat jelas. Banyak pendiri perusahaan yang sengaja mencantumkan status DO di slide yang mereka presentasikan di depan investor.

"Menjadi mahasiswa DO seperti sebuah reputasi, mencerminkan keyakinan dan komitmen dalam membangun [perusahaan]. Di ekosistem modal ventura, saya pikir ini dipandang dengan positif," kata Katie Jacob Stanton dari Moxxie Ventures. "Saya kaget banyak sekali founder menonjolkan bahwa mereka mahasiswa DO, bahkan ada yang tidak lulus SMA."

Meskipun nama-nama paling terkenal di dunia teknologi seperti Steve Jobs, Bill Gates, dan Mark Zuckerberg tidak lulus kuliah, Tech Crunch menyatakan mayoritas pendiri startup yang sukses memiliki gelar sarjana atau pasca-sarjana.

Namun saat ini, minat investor terhadap perusahaan yang didirikan oleh mahasiswa DO sedang tinggi-tingginya. Pemicunya adalah ledakan teknologi AI.

Banyak pendiri startup yang khawatir "gangguan" tugas kuliah membuat mereka melewatkan momen perkembangan pesat dalam industri AI.

"Ada dorongan untuk segera bahkan FOMO [fear of missing out/takut ketinggalan zaman]. Saya bisa menyelesaikan studi atau langsung membangun perusahaan saja," kata Kulveer Taggar dari Phosphor Capital.

Seorang profesor dari universitas terkenal bahkan bercerita tentang seorang mahasiswa semester terakhir yang memilih DO. Mahasiswa ini yakin ijazah justru membuatnya kesulitan mencari investor.

Yuri Sagalov dari General Catalyst tidak sepakat. Menurutnya, punya ijazah atau DO tidak pernah menjadi perhatian investor dalam memutuskan dukungan ke founder. Bahkan, ia menilai dunia pendidikan formal memberikan nilai tambah, yaitu lingkaran sosial alumni.

"Kebanyakan orang bakal mencari nama Anda di LinkedIn dan mereka tidak akan bertanya apakah Anda lulus."

Beberapa pendiri perusahaan di bidang AI yang saat ini sukses justru mereka yang meneruskan kuliah mereka seperti Michael Truell pendiri Cursor dan Scott Wu pendiri Cognition.

(dem/dem)
[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
| | | |