Investor China Masuk IKN Bawa Duit Rp 1,25 T, Alasannya Tak Terduga

6 hours ago 3

Jakarta, CNBC Indonesia - Investor asal China mulai menancapkan investasi baru di Ibu Kota Nusantara (IKN). Otorita IKN resmi menggandeng PT Star Bright International Investment, perusahaan penanaman modal asing (PMA) asal China, untuk membangun kawasan hunian terpadu di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) dengan nilai investasi mencapai Rp1,25 triliun.

Kerja sama tersebut diumumkan Otorita IKN melalui unggahan resminya di Instagram @otorita_ikn. Proyek ini disebut menjadi bagian dari strategi besar untuk membangun Nusantara sebagai kota dunia berkelanjutan, sekaligus pusat pertumbuhan ekonomi baru.

"Otorita IKN resmi bersinergi dengan PT Star Bright International Investment, yakni penanaman modal asing (PMA) dari China untuk memperkuat ekosistem hunian dan aktivitas ekonomi di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP)," tulis Otorita IKN, dikutip Selasa (12/5/2026).

Investasi senilai Rp1,25 triliun itu akan difokuskan untuk pembangunan kawasan hunian terpadu berskala internasional. Proyek tersebut dirancang menghadirkan fasilitas lengkap berstandar premium, guna melengkapi kenyamanan di pusat pemerintahan baru.

Adapun kawasan yang akan dibangun mencakup apartemen servis, hunian dengan pelayanan profesional standar global; kawasan hunian unggulan, lingkungan tempat tinggal berkualitas tinggi bagi masyarakat; kawasan bisnis, area perkantoran modern untuk menunjang aktivitas profesional; dan fasilitas komersial, seperti restoran dan ritel yang akan menghidupkan suasana kota.

Sejumlah warga melihat langsung perkembangan Ibu Kota Nusantara di berbagai ruang publik. (Dok. Humas Otorita IKN)Foto: Sejumlah warga melihat langsung perkembangan Ibu Kota Nusantara di berbagai ruang publik. (Dok. Humas Otorita IKN)

Otorita IKN juga mengungkapkan proyek itu telah memasuki tahap pembangunan. Kawasan yang dibangun nantinya akan mencakup residensial premium, perkantoran, hingga area komersial.

PT Star Bright International Investment sendiri disebut merupakan afiliasi dari Zhongda Jiancheng Engineering Management Group Co., Ltd. serta Indonesian Hainan Chamber of Commerce asal China. Sehingga membawa pengalaman lebih dari 20 tahun di industri properti global, serta memiliki rekam jejak sukses dalam proyek prestisius seperti Bifeng Waterfront Project.

Sementara untuk tahapan pembangunannya, direncanakan secara terukur guna memastikan kualitas terbaik, yakni pada Maret 2026 penandatanganan perjanjian kerja sama dilakukan, kemudian Maret hingga Agustus 2026 merupakan tahap pengurusan perizinan, lalu pada kuartal III-2026 target dimulainya pembangunan tahap 1.

Direktur Utama PT Star Bright International Investment, Lu Keming, optimistis proyek tersebut bisa ikut mengangkat citra Nusantara di mata dunia.

"Kami optimis dengan adanya Ibu Kota Nusantara ini, yang akan menjadi kota terindah di dunia," ujar Lu Keming.

Otorita IKN menilai masuknya investasi asing ini menjadi sinyal Nusantara mulai dipandang sebagai destinasi investasi global yang menjanjikan.

"Kesepakatan ini menjadi bukti nyata bahwa Nusantara adalah destinasi investasi global yang menjanjikan, didukung oleh kepastian hukum dan pelayanan yang transparan," tulis Otorita IKN.

(wur/wur)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
| | | |