KKP Bangun Tambak Udang Raksasa Rp7,2 T, Ini Lokasi-Sumber Duitnya

13 hours ago 3

Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) membangun kawasan tambak udang terintegrasi skala besar di Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). Proyek ini digadang-gadang menjadi modeling tambak udang terbesar di Indonesia sekaligus penanda arah pembangunan sektor perikanan budidaya yang tak lagi terpusat di Pulau Jawa.

Direktur Jenderal Perikanan Budidaya KKP, TB Haeru Rahayu, mengatakan pemilihan Waingapu sebagai lokasi modeling tambak garam terintegrasi sejalan dengan pendekatan Indonesia-sentris yang tengah didorong pemerintah. Selain berada di luar Jawa, kawasan tersebut dinilai ideal secara teknis dan ketersediaan lahan.

"Kan Indonesia bukan hanya Jawa, Indonesia sentris. Di sana ada hamparan lahan yang luas, clear and clean, serta free, sudah menjadi haknya KKP. Jadi luasnya 2.000 hektare," ujar Haeru saat ditemui di kantor KKP, Jakarta, Kamis (19/2/2026).

Ia menyebut luas kawasan tambak di Waingapu jauh melampaui proyek serupa yang pernah dibangun KKP sebelumnya di Kebumen, Jawa Tengah. Haeru menyebut kawasan tambak di Kebumen hanya sekitar 100 hektare.

"Jauh, Kebumen cuma 100 hektare. Di sana (Waingapu) 2.000 hektare. Ini kan ada 20 kali lipatnya ya," kata dia.

Tambak udang di Waingapu dirancang sebagai kawasan terintegrasi dari hulu hingga hilir. Di dalamnya akan tersedia pembenihan, pabrik pakan, pabrik es, cold storage, hingga fasilitas pendukung lainnya yang didekatkan dalam satu kawasan.

"(Tambak udang di Waingapu) terbesar, terintegrasi. Nanti akan ada end to endnya, ada hulu hilirnya, ada pembenihannya, ada pakannya, ada pabrik esnya, ada cold storagenya, ada segala macam. Semuanya didekatkan di sana. Sehingga menjadi betul-betul udang yang premium, dan harganya bagus," jelas Haeru.

Untuk tahap awal, KKP menargetkan sebagian kawasan sudah dapat dioperasionalkan tahun ini, meski keseluruhan proyek diperkirakan rampung dalam dua hingga tiga tahun ke depan.

"Itu (target pembangunan) 2-3 tahun. Tapi kita upayakan di tahun ini sudah ada sebagian yang sudah bisa dioperasionalkan. Kita dorong," ujarnya.

Pada tahap awal operasional, KKP menargetkan dua kluster dari total 12 klaster tambak dapat berjalan. Setiap klaster terdiri dari 128 petak tambak.

"Dua kluster paling tidak sudah bisa operasional tahun ini, dari total 12 kluster. Dua klaster itu.. satu klusternya 128 petak. Jadi kalau 2 klaster, 256 petak," kata Haeru.

Genjot Ekspor Udang

Secara keseluruhan, kawasan tambak udang Waingapu ditargetkan mampu memproduksi hingga 52 ribu ton udang per tahun. Jenis udang yang dibudidayakan adalah udang vaname, yang selama ini menjadi komoditas utama ekspor Indonesia.

"Total kapasitas produksinya nanti kalau semua (pembangunan sudah) jadi 52 ribu ton udang per tahun," sebut dia.

Saat ini, kata Haeru, produksi udang nasional berada di kisaran 1,2-1,3 juta ton per tahun, dengan nilai ekonomi sektor udang secara keseluruhan mencapai sekitar US$5,5 miliar. Dari jumlah tersebut, nilai ekspor udang Indonesia berada di kisaran US$1,6 miliar hingga US$2,2 miliar per tahun.

Namun demikian, ekspor udang Indonesia masih sangat bergantung pada pasar Amerika Serikat (AS), dengan porsi mencapai 67% hingga 70%.

"Ekspor 67%-70% ke Amerika. Makanya isu Cesium 137 kemarin kan sangat berdampak," ujarnya.

Ke depan, KKP membuka peluang diversifikasi pasar ekspor. Selain Amerika Serikat, pemerintah tengah menjajaki pasar Eropa, Asia Timur, Jepang, Korea, hingga Timur Tengah.

"Ekspor sementara ini masih ke Amerika, tapi Ditjen PDSPKP sedang menjajaki ke Eropa, kemudian ke Asia Timur, Jepang, Korea, dan ke Timur Tengah," kata Haeru.

Dari sisi ketenagakerjaan, proyek tambak udang raksasa di Waingapu diperkirakan menyerap ribuan tenaga kerja, khususnya dari masyarakat lokal.

"Tenaga kerja banyak, ribuan. Itu sudah dikelola oleh badan SDM KKP," ujarnya.

Lebih lanjut, Haeru mengungkapkan total investasi pembangunan tambak udang raksasa di Waingapu mencapai sekitar US$500 juta atau setara Rp7,2 triliun, melalui skema Kredit Swasta Asing (KSA) atau pinjaman luar negeri.

"(Tambak di Waingapu) sistemnya pinjaman, KSA atau kredit swasta asing, Rp7,2 triliun. Detailnya skema atau mekanismenya di Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Kalau kami dapat duitnya kemudian menerima, dan membangun, itu tanggung jawab kami," pungkasnya.

Konferensi Pers terkait Stok dan Harga Ikan Aman Selama Ramadan 2026, di kantor KKP, Jakarta, Kamis (19/2/2026). (CNBC Indonesia/Martyasari Rizky)Foto: Konferensi Pers terkait Stok dan Harga Ikan Aman Selama Ramadan 2026, di kantor KKP, Jakarta, Kamis (19/2/2026). (CNBC Indonesia/Martyasari Rizky)
Konferensi Pers terkait Stok dan Harga Ikan Aman Selama Ramadan 2026, di kantor KKP, Jakarta, Kamis (19/2/2026). (CNBC Indonesia/Martyasari Rizky)

(dce)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
| | | |