Kronologi Ray Sahetapy Meninggal hingga Wasiat Pemakaman

20 hours ago 4

Jakarta, CNBC Indonesia - Aktor senior Ray Sahetapy tutup usia pada 68 tahun di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, Selasa pukul 21.04 WIB. Kabar duka ini disampaikan oleh putranya, Surya Sahetapy, lewat unggahan di media sosial.

Menurut sang adik, Charly Sahetapy, Ray telah lama berjuang melawan sejumlah penyakit. Sejak 2017, Ray diketahui mengidap diabetes, lalu mengalami stroke pada pertengahan 2023, dan belakangan paru-parunya juga bermasalah.

"Dia sempat tersedak dan hampir meninggal karena sesak napas, ternyata karena masalah paru-paru," ungkap Charly, mengutip CNN Indonesia, Kamis (3/4/2024).

Pada awal Maret 2025, kondisinya sempat membaik usai dirawat di RS Persahabatan, namun kembali menurun saat dipindahkan ke RSCM dan akhirnya RSPAD. Di sana, ia dua kali mengalami sesak napas dan harus masuk ICU sebelum akhirnya berpulang.

Meski sempat menunjukkan perbaikan, kondisi Ray kembali melemah. Hemoglobin (HB) dan tekanan darahnya turun drastis sebelum akhirnya mengembuskan napas terakhir.

Wasiat Pemakaman: Ingin Dimakamkan di Sulawesi, Tapi...

Tak hanya perjuangan hidupnya yang mencuri perhatian, wasiat terakhir Ray Sahetapy pun menyisakan cerita haru. Menurut Charly, sang kakak sebenarnya berwasiat ingin dimakamkan di Sulawesi, tempat makam keluarga besar Sahetapy Nelwan berada, yang merupakan gabungan keturunan Manado dan Ambon.

"Dia bilang, 'Saya nanti akan kembali di sini.' Itu sudah berulang-ulang dia sampaikan ke keluarga," ujar Charly di Rumah Duka Sentosa, Jakarta Pusat, mengutip DetikHot.com, Kamis.

Namun, anak-anak Ray, termasuk putranya, Surya Sahetapy meminta agar sang ayah dimakamkan di Tanah Kusir, Jakarta. Mereka ingin agar makam sang ayah mudah dijangkau dan terawat dengan baik.

"Anak-anak yang minta dimakamkan di sini. Padahal memang betul, dia (almarhum) yang minta di Sulawesi. Tapi anak-anak juga punya alasan," ungkap Charly.

Akhirnya, keluarga memutuskan menghormati keinginan anak-anak Ray terlebih dahulu, dengan tetap membuka kemungkinan memindahkan makam Ray ke Sulawesi di kemudian hari.

"Oke, kita kasih waktu 1-2 tahun. Nanti mungkin kita pindahkan ke sana sesuai amanahnya, tergantung perkembangan," tutup Charly.

Ray Sahetapy merupakan salah satu aktor kawakan Indonesia dengan karier lebih dari empat dekade. Ia dikenal lewat berbagai film ikonik dan menerima tujuh nominasi Piala Citra FFI sepanjang hidupnya. Namanya juga sempat mencuri perhatian dunia ketika muncul sebentar di film Captain America: Civil War (2016), meski adegannya akhirnya tidak masuk versi final.


(sef/sef)

Saksikan video di bawah ini:

Video: Bangga Produk Lokal, Fesyen Indonesia Mendunia

Read Entire Article
| | | |